Kapolda PBD Tekankan Sinergi, Polres Tambrauw Didorong Perkuat Pelayanan Publik
TAMBRAUW, iNewssorongraya.id — Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru menegaskan pentingnya profesionalisme dan kualitas pelayanan Polri saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Tambrauw, Rabu (26/8/2026). Agenda tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa penguatan keamanan di Tambrauw membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan institusi kepolisian.
Kapolda hadir bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, Ny. Loury Audie Latuheru. Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIT itu mempertemukan jajaran kepolisian dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, antara lain Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath, Ketua DPRD Tambrauw Yan Yosep Sundoy, Plt. Sekda Kabupaten Tambrauw Hasan B. Tafalas, Dandim 1810/Tambrauw, Wadansatgas 764, serta Danki Brimob BKO Polres Tambrauw.
Kapolda memberikan arahan kepada personel agar tidak berhenti pada pelaksanaan tugas rutin. Profesionalisme, soliditas internal, serta kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan kepolisian.
“Keberadaan Polri harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” kata Kapolda dalam arahannya.
Pesan tersebut menempatkan pelayanan publik sebagai bagian penting dari strategi menjaga keamanan. Polri tidak hanya dituntut merespons gangguan kamtibmas, tetapi juga membangun kepercayaan melalui komunikasi dan kehadiran yang dapat dirasakan masyarakat.
Dalam konteks Tambrauw, sinergi lintas lembaga juga menjadi perhatian. Kapolda mendorong koordinasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta berbagai unsur masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi melalui kolaborasi.
Kasubid PID Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi pimpinan Polda dengan jajaran kewilayahan.
Pertemuan itu juga menjadi kesempatan bagi Kapolda untuk memastikan pelaksanaan tugas Polres Tambrauw berjalan optimal sekaligus mempererat hubungan dengan personel dan masyarakat setempat.
Dengan demikian, kunjungan Kapolda ke Tambrauw membawa pesan yang lebih luas dari sekadar agenda kedinasan. Penguatan kamtibmas akan sulit dicapai tanpa kepolisian yang profesional, pemerintah yang responsif, serta masyarakat yang terlibat aktif.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sinergi tersebut bukan hanya terlihat dari forum koordinasi, tetapi dari sejauh mana masyarakat Tambrauw benar-benar merasakan keamanan, pelayanan, dan kehadiran negara di wilayah mereka.
Editor : Hanny Wijaya