get app
inews
Aa Text
Read Next : Cilla Kincii Raih Emas ISS 2026, Perjuangan Mandiri demi Nama Baik Papua

Panglima Kogabwilhan III Beberkan Hasil Operasi TNI di Papua, 59 Anggota OPM Kembali ke NKRI

Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB
header img
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto memaparkan capaian operasi Satgas TNI Semester I 2026 di Papua serta mengapresiasi wartawan yang menyajikan informasi berbasis fakta. Foto: Penerangan Kogabwilhan III.

 

 

JAKARTA, iNewssorongraya.id  – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan Satgas TNI mencatat sejumlah capaian operasi di wilayah Papua dan Indonesia Timur sepanjang Semester I Tahun Anggaran 2026. Operasi tersebut meliputi pengungkapan kasus narkotika, penyelundupan senjata, bahan bakar minyak (BBM) ilegal, satwa dilindungi, hingga minuman keras ilegal yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Dalam konferensi pers di Markas Kogabwilhan III, Letjen Lucky mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi TNI bersama Polri, Bea Cukai, Avsec Bandara, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait dalam menjaga keamanan kawasan timur Indonesia.


Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto memaparkan capaian operasi Satgas TNI Semester I 2026 di Papua serta mengapresiasi wartawan yang menyajikan informasi berbasis fakta. Foto: Penerangan Kogabwilhan III.

 

Menurutnya, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Satgas TNI menindak empat kasus penyelundupan senjata dan amunisi, dua kasus BBM ilegal, enam kasus penyelundupan satwa, lima kasus narkotika, serta 24 kasus peredaran minuman keras ilegal. Di sektor narkotika, rekapitulasi operasi juga mencatat pengungkapan 30 perkara, termasuk penemuan ladang ganja dan penggagalan penyelundupan melalui jalur udara, laut, serta perbatasan.

TNI menyebut berhasil mengamankan sekitar 1.479 batang pohon ganja, puluhan kilogram ganja kering, sejumlah ladang siap panen, serta puluhan tersangka yang kemudian diserahkan kepada Polri untuk proses hukum lebih lanjut.

Selain itu, Satgas TNI juga mengamankan 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin beserta komponen dan ratusan butir amunisi, uang tunai, dokumen, atribut, serta perlengkapan yang diklaim berkaitan dengan kelompok TPNPB-OPM.

Letjen Lucky menegaskan tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata dilakukan sesuai aturan hukum dan Rules of Engagement (ROE) dengan tetap mengedepankan perlindungan hak asasi manusia.
"TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas ketika berhadapan dalam situasi mendesak, mengingat prinsip salus populi suprema lex esto, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, senantiasa menjadi pedoman utama kami jika menghadapi situasi genting," tegasnya.

Ia juga menyebut 54 anggota OPM berhasil diamankan, sementara 59 anggota aktif memilih kembali bergabung ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pendekatan yang mengedepankan pembangunan dan pembinaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Letjen Lucky kembali menyerukan kepada anggota TPNPB-OPM agar menghentikan aksi kekerasan, meletakkan senjata, dan kembali bergabung dengan NKRI. Menurutnya, aksi penyerangan terhadap masyarakat sipil, tenaga kesehatan, guru, rumah ibadah, hingga fasilitas umum merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus dihentikan.

Di sisi lain, Panglima Kogabwilhan III memberikan apresiasi kepada insan pers yang dinilai tetap mengedepankan fakta di tengah maraknya informasi menyesatkan mengenai situasi keamanan di Papua.
"Terimakasih, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, penggiat sosial, khususnya Rekan-Rekan Wartawan yang berani melawan hoaks, narasi kejam dan fitnah keji kepada TNI, yang coba diviralkan simpatisan dan anggota TPNPB OPM di berbagai platform media sosial, dengan menyajikan pemberitaan atau konten yang 'teduh' sesuai fakta, jelas narasumber dan sumber informasinya, kepada publik/masyarakat," ujar Letjen Lucky.


Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto memaparkan capaian operasi Satgas TNI Semester I 2026 di Papua serta mengapresiasi wartawan yang menyajikan informasi berbasis fakta. Foto: Penerangan Kogabwilhan III.

 

Ia menegaskan konferensi pers tersebut merupakan bentuk transparansi kepada publik atas pelaksanaan operasi TNI yang berlandaskan amanat konstitusi dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus menciptakan stabilitas keamanan di Papua dan kawasan Indonesia Timur.

Menutup keterangannya, Letjen Lucky menyampaikan penghormatan kepada seluruh prajurit, aparat, tenaga kesehatan, guru, tokoh agama, tokoh adat, relawan, dan masyarakat Papua yang terus menjaga kedamaian. Ia meyakini masa depan Papua akan semakin baik apabila seluruh elemen bangsa terus memperkuat persatuan, menghormati nilai kemanusiaan, serta mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut