get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Imbau Warga Biak Tak Sentuh Benda Diduga Peninggalan Perang Dunia II

Operasi SAR Ledakan Biak Masuki Tahap Akhir, Pencarian Bisa Diperpanjang

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:14 WIB
header img
Operasi SAR korban ledakan Biak memasuki tahap akhir, namun pencarian masih dapat diperpanjang sesuai kebutuhan lapangan.

BIAK, iNewsSorongraya.id  — Operasi SAR korban ledakan bom Biak di kawasan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor, memasuki tahap akhir pada hari keenam pascakejadian. Meski demikian, pencarian masih dapat diperpanjang jika terdapat pertimbangan dari pemerintah daerah atau pihak keluarga korban.

Kasi Ops Basarnas Kabupaten Biak Numfor, Andarias Alik S. E, mengatakan operasi pencarian dan pertolongan dijadwalkan memasuki tahap akhir. Namun, keputusan perpanjangan tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan instansi terkait sebelumnya terus melakukan pencarian korban, identifikasi, dan sterilisasi lokasi. Ledakan tersebut diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II dan terjadi pada 31 Mei 2026.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., mengatakan pencarian korban masih menjadi prioritas meskipun Ring Satu telah dinyatakan steril 100 persen.

"Kami bersama seluruh unsur TNI, Basarnas, dan instansi terkait terus berupaya semaksimal mungkin dalam proses pencarian korban yang masih belum ditemukan. Area Ring Satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung," ucap Kapolres saat melakukan press release pada Jumat, (05/06/2026).

Pada hari yang sama, Tim Basarnas bersama tim gabungan menemukan 17 potongan bagian tubuh di sekitar lokasi ledakan. Temuan itu akan diserahkan kepada Tim DVI Polda Papua untuk proses identifikasi.

Tim DVI Polda Papua juga telah memeriksa 34 potongan jaringan tubuh yang ditemukan selama pencarian. Dari jumlah tersebut, enam sampel DNA postmortem berhasil diambil untuk dikirim ke Laboratorium DNA Bareskrim Polri.

Selain pencarian korban, polisi dan tim forensik masih memeriksa barang bukti dari lokasi. Puslabfor menemukan 21 serpihan diduga bagian logam serta sejumlah alat kerja dalam radius sekitar 50 meter dari pusat ledakan.

AKBP Ari menegaskan penyelidikan tetap berjalan bersamaan dengan pencarian dan identifikasi korban.

"Kami memastikan seluruh barang bukti yang ditemukan akan diperiksa secara mendalam oleh tim penyidik dan laboratorium forensik. Fokus kami saat ini adalah menemukan korban yang masih belum ditemukan, mengidentifikasi seluruh korban secara akurat, serta mengungkap secara tuntas penyebab peristiwa ini," tegasnya.

Hingga saat ini, seluruh korban luka telah menjalani rawat jalan. Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga menyiapkan posko pendampingan bagi korban.

Tim gabungan memastikan operasi pencarian, identifikasi korban, dan penyelidikan ledakan Biak tetap berjalan hingga seluruh proses penanganan dinyatakan selesai.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut