get app
inews
Aa Text
Read Next : Wakapolda Papua Barat Daya Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes FAHD AL MUSLIM

HUT Pertama Sat Brimob Polda PBD Jadi Momentum Estafet Pengabdian di Papua

Rabu, 03 Juni 2026 | 08:39 WIB
header img
Dansat Brimob Polda PBD, Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan saat menyerahkan potongan tumpeng kepada salah satu personel Brimob wanita.

 

SORONG, iNewsSorongRaya.id — Satuan Brimob Polda Papua Barat Daya merayakan hari ulang tahun pertama dalam suasana khidmat, hangat, dan sarat makna sejarah. Perayaan itu menjadi momentum penting bagi Korps Baret Biru untuk menegaskan estafet pengabdian lintas generasi di Tanah Papua.

Perayaan HUT pertama Sat Brimob Polda Papua Barat Daya dipimpin langsung Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Ary Nyoto Setiawan, Selasa (2/6/2026) di Markas Sat Brimoda Polda Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut dihadiri para perwira, bintara, dan tamtama di lingkungan Sat Brimob Polda Papua Barat Daya.

Sat Brimob Polda Papua Barat Daya resmi berdiri seiring pembentukan Polda Papua Barat Daya. Karena itu, peringatan hari jadi pertama tersebut tidak hanya menjadi seremoni internal, tetapi juga penanda perjalanan awal satuan dalam memperkuat struktur kepolisian di provinsi termuda di Indonesia itu.

Acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan tali asih, dan pemberian penghargaan kepada personel. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus penghormatan kepada personel yang telah mengabdi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam sambutannya, Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Ary Nyoto Setiawan, mengatakan setiap perjalanan besar selalu dimulai dari langkah awal yang penuh tantangan dan perjuangan.

“Sebuah perjalanan besar selalu dimulai dari langkah-langkah awal yang penuh perjuangan. Momen penuh kehangatan sekaligus khidmat mewarnai acara syukuran HUT Sat Brimob PBD yang pertama,” ujar Kombes Pol Ary Nyoto Setiawan.

Ary menilai prosesi pemotongan dan penyerahan tumpeng menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam perayaan tersebut. Menurut dia, tumpeng tidak hanya dimaknai sebagai simbol rasa syukur, tetapi juga lambang estafet pengabdian, kehormatan, dan tradisi luhur Korps Brimob di Tanah Papua.

“Salah satu momen yang paling menyentuh hati adalah prosesi pemotongan dan penyerahan tumpeng. Potongan tumpeng ini tidak hanya sekadar simbol rasa syukur, melainkan simbol estafet pengabdian, kehormatan, dan tradisi luhur Korps Baret Biru di Tanah Papua,” katanya.

Tumpeng kehormatan diserahkan kepada personel senior dengan masa dinas terlama dan personel junior dengan masa dinas paling baru. Prosesi itu menggambarkan kesinambungan pengabdian dari generasi terdahulu kepada generasi penerus di tubuh Sat Brimob Polda Papua Barat Daya.

Ary menyebut personel senior sebagai saksi hidup atas dedikasi, loyalitas, serta pahit-manis perjuangan Brimob sejak masih berada di bawah naungan Polda Papua. Sementara itu, personel junior dipandang sebagai generasi baru yang membawa energi, semangat muda, dan harapan bagi masa depan kesatuan.

“Tumpeng kehormatan diserahkan langsung kepada senior kita, personel dengan masa dinas terlama—saksi hidup dedikasi, loyalitas, dan pahit-manisnya perjuangan sejak Brimob Sorong masih berdiri kokoh di bawah naungan Polda Papua,” ujarnya.

“Junior kita, personel dengan masa dinas paling baru—generasi penerus yang membawa energi baru, semangat muda, dan masa depan kesatuan,” lanjut Ary.

Menurut Ary, penyerahan tumpeng dari personel senior kepada personel junior memuat pesan mendalam tentang kesinambungan nilai, semangat, dan kehormatan satuan. Ia menegaskan api pengabdian Wajracyena harus terus dijaga oleh setiap generasi Brimob.

“Dari yang paling senior kepada yang paling junior, tersirat pesan mendalam: Bahwa api semangat Wajracyena tidak akan pernah padam. Dedikasi yang telah diukir oleh para senior, kini siap dilanjutkan dan dijaga kehormatannya oleh generasi baru,” tegasnya.

Perayaan HUT pertama Sat Brimob Polda Papua Barat Daya juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh personel untuk memperkuat soliditas internal. Satuan tersebut diharapkan terus hadir sebagai kekuatan kepolisian yang profesional, responsif, dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya.

Di tengah dinamika keamanan Tanah Papua yang kompleks, Brimob dituntut tidak hanya kuat secara taktis, tetapi juga mampu menjaga kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, momentum hari jadi pertama ini menjadi titik konsolidasi untuk memperkuat disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab pengabdian.

Ary menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah memberikan dedikasi bagi kesatuan. Ia juga menyambut para personel baru sebagai penerus tugas pengabdian Korps Brimob di Papua Barat Daya.

“Terima kasih atas segala pengabdian yang telah diberikan, dan selamat datang di medan bakti untuk para penerus. Bersama, kita jaga kondusifitas dan kedamaian di Ibu Kota Papua Barat  ini!” tutup Ary.

HUT pertama Sat Brimob Polda Papua Barat Daya menjadi penanda penting bagi konsolidasi organisasi, regenerasi personel, dan penguatan peran Brimob dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Melalui estafet pengabdian dari senior kepada junior, Korps Baret Biru menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban, kedamaian, dan kepercayaan masyarakat.

 

 

 

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut