get app
inews
Aa Text
Read Next : Dua Remaja Bawa Sajam di Kota Sorong, Polisi Temukan di Jok Motor Saat Patroli

Kota Sorong Kondusif Usai Ricuh Massa, Polisi Amankan 4 Orang Pemuda

Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:14 WIB
header img
Situasi Kamtibmas di Kota Sorong kembali normal, sejumlah pengendara bermotor roda dua saat melintas melewati puing-puing kericuhan.

 

 

SORONG, iNewsSorongRaya.id — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Sorong, Papua Barat Daya, kembali kondusif pada Jumat (22/5/2026) pagi setelah aksi blokade jalan dan kericuhan massa berlangsung sejak Kamis(21/5/2026) malam hingga Jumat dini hari. Polisi mengamankan empat warga yang diduga terlibat penyerangan terhadap aparat saat pembubaran blokade.

Pantauan di sejumlah titik yang sebelumnya diblokade menunjukkan aktivitas warga mulai pulih. Pelajar terlihat kembali berangkat ke sekolah dengan pengawalan orang tua. Meski begitu, sebagian warga masih merasa was-was karena kericuhan sempat terjadi di sejumlah ruas jalan utama Kota Sorong.

Aparat Kepolisian, pekerja kebersihan dan warga bahu membahu membersihkan puing-puing ban bekas, kayu, serta pecahan botol kaca yang berserakan di badan jalan. Botol-botol kaca tersebut diduga digunakan massa untuk menyerang aparat dan pengendara saat aksi blokade berlangsung.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan menyesalkan aksi anarkis yang terjadi. Ia meminta masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

“kami menyesalkan adanya aksi anarkis dari massa. kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi-aksi yang mengganggu ketertiban masyarakat.”

Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol Muhammad Andi Nurul Yaqin mengatakan polisi masih melakukan konsolidasi personel di Mapolresta Sorong Kota bersama pasukan Brimob Polda Papua Barat Daya. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi aksi susulan.

“saat ini kami melakukan konsolidasi personel di mapolresta sorong kota dengan backup brimob untuk mengantisipasi aksi susulan. kami juga meningkatkan patroli dan mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan.”

Dalam penanganan kericuhan itu, polisi mengamankan sedikitnya empat warga yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel polisi. Aparat juga mengamankan empat sepeda motor milik sejumlah orang yang melarikan diri saat petugas melakukan penegakan hukum.

Sebelumnya, massa memblokade sejumlah ruas jalan utama di Kota Sorong sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari. Polisi menyebut aparat diserang menggunakan batu, kayu, dan molotov saat berupaya membubarkan blokade. Petugas kemudian menembakkan gas air mata sebagai tindakan tegas dan terukur untuk membubarkan massa.

Aksi blokade itu diduga berkaitan dengan luapan kemarahan sejumlah warga setelah nonton bareng film Pesta Babi yang sebelumnya diputar di beberapa tempat di Kota Sorong. Aksi tersebut juga berlanjut dengan demonstrasi damai ke Kantor Gubernur Papua Barat Daya pada Kamis oleh Solidaritas Rakyat Sipil Papua Demo Tolak PSN-Militerisme di Kota Sorong.

Dalam insiden tersebut, delapan kendaraan roda empat milik warga dilaporkan rusak akibat dilempari massa saat melintas di lokasi blokade. Tak itu saja, dua Jurnalis terluka akibat serangan lemparan batu massa. Polisi masih menyelidiki asal-usul batu dan botol kaca yang digunakan dalam penyerangan.

Hingga Jumat pagi, aparat keamanan tetap bersiaga di sejumlah titik rawan. Polisi juga menelusuri dugaan aktor utama dan provokator yang diduga menggerakkan massa dalam aksi blokade berujung ricuh tersebut.

Kondisi Kota Sorong mulai pulih, tetapi aparat memastikan pengamanan tetap diperketat agar ruang publik kembali aman dan warga tidak kembali terseret provokasi yang dapat memicu gangguan keamanan baru.

 

 

 

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut