Polres Raja Ampat Turunkan Tim Jibom, Sterilisasi Penginapan Atlet Jelang Event Internasional
WAISAI, iNewssorongraya.id – Aparat kepolisian memperketat pengamanan menjelang pembukaan ajang internasional AVC Beach Volleyball Tour 2026 di Raja Ampat dengan melakukan sterilisasi menyeluruh di lokasi penginapan atlet dan ofisial. Langkah ini menegaskan kesiapan daerah dalam menjamin keamanan maksimal sekaligus menjaga reputasi sebagai tuan rumah event kelas dunia.

Operasi pengamanan dipimpin Wakapolres Raja Ampat, AKP Muhadi, dengan melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua Barat Daya. Tim gabungan menyisir tiga titik strategis, yakni Korpak Villa & Resort, D’Coral Resort, dan Vegelcop, Sabtu (4/4/2026).
“Ada sekitar 40 lebih personel gabungan dari Polres dan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua Barat Daya yang dikerahkan dalam pengamanan ini,” ungkap AKP Muhadi saat memimpin langsung proses sterilisasi.
Dengan menggunakan peralatan deteksi canggih, petugas memeriksa setiap sudut ruangan hingga area terbuka guna memastikan tidak terdapat potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya turnamen internasional tersebut.
“Kami ingin para atlet merasa aman dan hanya fokus pada pertandingan. Sterilisasi ini adalah komitmen kami menjaga citra Raja Ampat sebagai tuan rumah yang aman dan kondusif bagi dunia,” tegasnya.

Sterilisasi ini merupakan bagian dari prosedur standar pengamanan kegiatan berskala internasional. Aparat menerapkan langkah preventif terukur untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
“Sterilisasi ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan keamanan seluruh peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan,” kata AKP Muhadi.
Ia menjelaskan, tim gabungan melakukan pemeriksaan detail di seluruh area resort, baik di dalam ruangan maupun lingkungan sekitar. Fokus utama adalah memastikan tidak terdapat benda mencurigakan maupun ancaman lain.
“Kami berkomitmen memberikan jaminan keamanan terbaik bagi seluruh peserta. Karena itu, langkah-langkah pencegahan terus dilakukan secara terarah dan terukur,” ujarnya.

Setelah melalui pemeriksaan intensif, ketiga lokasi penginapan dinyatakan aman dan layak digunakan. Aparat juga memastikan pengawasan berkelanjutan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Pengamanan ketat tidak hanya dilakukan di penginapan, tetapi juga akan diterapkan di lokasi pertandingan di Pantai WTC Waisai. Hal ini menjadi bagian dari kesiapan Raja Ampat menyambut puluhan tim dari berbagai negara kawasan Asia-Pasifik.
Tercatat sedikitnya 43 tim dari sembilan negara akan ambil bagian, di antaranya Indonesia, Thailand, Filipina, Jepang, Kazakhstan, Hongkong, Australia, Selandia Baru, dan Iran.

Ajang yang digelar pada 6–9 April 2026 ini tidak hanya menguji kemampuan atlet, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan daerah dalam menyelenggarakan event internasional dengan standar keamanan tinggi.
Sterilisasi yang telah rampung menandai kesiapan penuh Raja Ampat sebagai panggung olahraga global yang aman, profesional, dan kompetitif. Selama empat hari pelaksanaan, pertandingan akan berlangsung di bawah pengamanan berlapis dari Polres Raja Ampat dan Sat Brimob.

Pendekatan preventif dan sistem pengawasan berkelanjutan menjadi strategi utama aparat untuk memastikan seluruh peserta dapat bertanding tanpa gangguan, sekaligus memperkuat posisi Raja Ampat sebagai destinasi unggulan dunia, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga sport tourism.
Editor : Chanry Suripatty