get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Natal dan Tahun Baru, Gubernur PBD Cek Kesiapan Pos Pengamanan Nataru di Kota Sorong

Gubernur Elisa Kambu Serahkan Bantuan Pendidikan di Raja Ampat, Perkuat Akses Inklusif dan Digital

Senin, 12 Januari 2026 | 23:24 WIB
header img
Gubernur PBD Elisa Kambu menyerahkan bantuan pendidikan di Kabupaten Raja Ampat.

 

WAISAI, iNewssorongraya.id — Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan komitmen memperkuat pendidikan inklusif dan berbasis teknologi di wilayah kepulauan. Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya, menyerahkan bantuan pendidikan kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Raja Ampat dalam kunjungan kerja ke Waisai, Senin (12/1/2026). 

Kunjungan tersebut memusatkan perhatian pada penguatan sarana pembelajaran dan akses pendidikan bagi peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Penyerahan bantuan dipusatkan di SLB Negeri Raja Ampat, Kelurahan Bongkawir, Distrik Waisai Kota. 

Gubernur Elisa Kambu didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya Yakob Kareth, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya Adolof Kambu, serta jajaran pejabat Pemprov. Rombongan disambut Asisten I Setda Kabupaten Raja Ampat bersama pimpinan OPD setempat yang mewakili Bupati Raja Ampat. 

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Gubernur menyerahkan bantuan perangkat teknologi kepada sembilan sekolah di Raja Ampat. Masing-masing sekolah menerima lima unit laptop untuk menunjang proses belajar-mengajar berbasis digital. Sekolah penerima meliputi SD YPK Kalobo, SD YKP Amdui, SD YPK Biga, SD YPK Yensner, SD YPPK Santa Maria Regina Waisai, SD YPK Pam, SMP YPK Limalas, SMP YPK Alfa Omega Waisai, serta MTs Darusalam Lilinta. 

Selain perangkat teknologi, SLB Negeri Raja Ampat memperoleh dua unit mini bus yang diperuntukkan sebagai sarana transportasi antar-jemput siswa dan siswi berkebutuhan khusus. Gubernur menegaskan, dukungan mobilitas menjadi kebutuhan mendesak mengingat sebaran tempat tinggal peserta didik yang berjauhan.
“Dua unit mobil ini diberikan sebagai sarana transportasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus di SLB. Dengan kondisi wilayah yang cukup jauh, mobilisasi mereka sangat membutuhkan dukungan pemerintah,” ujar Elisa Kambu. 

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program yang telah dianggarkan pada Tahun Anggaran 2025. Sementara sejumlah usulan lanjutan, seperti peningkatan akses jalan dan pembangunan asrama, akan direalisasikan bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.
“Kalau untuk asrama, akan kita upayakan setelah kondisi fiskal memungkinkan. Saat ini dua mobil kami serahkan untuk mendukung mobilitas anak-anak berkebutuhan khusus yang tinggal jauh dari sekolah. Kita juga memberikan bantuan laptop sebagai bagian dari penguatan pendidikan,” jelasnya. 

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap bantuan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, perluasan akses teknologi, serta penguatan pendidikan inklusif di Raja Ampat. Langkah tersebut juga menjadi wujud nyata pemerataan pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. 

Kunjungan kerja ini menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua, dengan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut