Polres Jayapura Tangkap Seorang Polisi Gadungan Berpangkat Ipda

COLLINS
.
Senin, 24 Oktober 2022 | 20:39 WIB
Pria berinisial ALO (21) saat diamankan personel Propam Polres Jayapura. ALO diamankan di Stadion Bas Yowe Sentani karena kedapatan gunakan seragam polri jenis PDL lengkap berpangkat IPDA. (Foto Collins)

JAYAPURA, iNewsSorong.id - Polres Jayapura berhasil menangkap seorang polisi gadungan, di halaman Stadion Barnabas Youwe, Sentani Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Senin (24/10/2022).


Pria berinisial ALO (21) saat diamankan personel Propam Polres Jayapura. ALO diamankan di Stadion Bas Yowe Sentani karena kedapata gunakan seragam polri jenis PDL lengkap berpangkat IPDA. (Foto Collins)

 

Polisi gadungan yang memakai seragam Polri berpangkat Ipda merupakan warga berinisial ALO (21), digelandang Propam Polres Jayapura saat berlangsungnya pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara KMAN ke-6. 

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A Maclarimboen membenarkan, pihaknya telah mengamankan seorang polisi gadungan yang diketahui berinisial ALO. 

"Saat berlangsungnya pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara, kami mengamankan salah seorang warga yang memakai seragam Polri dengan atribut lengkap berpangkat Ipda," ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (24/10).

Menurut Kapolres Jayapura, awalnya anggotanya merasa curiga dengan gerak gerik ALO (21) saat berada di pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara KMAN ke-6.  

"Ketika pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara KMAN ke-6, anggota kami yang dilapangan merasa curiga dengan gerak-gerik ALO. Saat akan didekati, dia sempat mau kabur namun berhasil diamankan," tuturnya.

Lebih lanjut kata Kapolres, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Jayapura untuk dimintai keterangan. 


Pria berinisial ALO (21) saat diamankan personel Propam Polres Jayapura. ALO diamankan di Stadion Bas Yowe Sentani karena kedapata gunakan seragam polri jenis PDL lengkap berpangkat IPDA. (Foto Collins)

"Motifnya karena dia ingin sekali menjadi anggota Polri, untuk mengantikan kakak-kakaknya yang sudah meninggal," ujar Kapolres. 

Ditambahkannya, berdasarkan keterangan dari ALO bahwa ia telah 4 kali mengikuti tes seleksi Polri, namun gagal atau tidak lulus. 

"ALO mengaku kalau seragam dan atribut Polri yang dipakainya, dibeli dan dijahit langsung di salah satu toko yang ada di Sentani," tandas Kapolres Jayapura.

Editor : Chanry Suripatty

Follow Berita iNews Sorongraya di Google News

Bagikan Artikel Ini