get app
inews
Aa Text
Read Next : Lantik 21 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov Papua Barat Daya, Ini Pesan Tegas Gubernur

Resmikan Pasar Mama-Mama Papua di Sorong, Gubernur Elisa Gelontorkan Rp 2,3 Miliar untuk 492 UMKM

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:30 WIB
header img
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu saat melakukan pengguntingan pita peresmian pasar mama-mama Papua di Kota Sorong.

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi perempuan asli Papua dengan meresmikan Pasar Rakyat Mama-Mama Papua di Klademak, Kota Sorong, sekaligus menyalurkan bantuan UMKM senilai lebih dari Rp 2,3 miliar kepada ratusan pelaku usaha, Selasa (24/2/2026). 

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu melalui pengguntingan pita dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada mama-mama Papua. Momentum tersebut menjadi penanda penguatan kebijakan ekonomi berbasis Otonomi Khusus (OTSUS) yang menyasar pelaku usaha kecil di Papua Barat Daya. 

Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan apresiasi atas ketangguhan mama-mama Papua yang tetap berdiri menopang ekonomi keluarga di tengah dinamika kehidupan perkotaan.
“Mama-Mama luar biasa, orang-orang Papua juga bisa,” ujarnya disambut tepuk tangan para pedagang dan tamu undangan. 

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan serta menghindari rasa dendam, dengki, dan kecemburuan sosial dalam membangun daerah. Gubernur juga meminta agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk memperluas usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. 

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat Daya, Sellvyana Sangkek, menjelaskan Pasar Mama-Mama Papua kini dibangun di dua titik strategis, yakni Jalan Arteri, Kelurahan Klabala (wilayah Malanu), dan Klademak, Kota Sorong. 

Pasar di Klademak mampu menampung 15 hingga 30 pedagang serta dilengkapi fasilitas dasar seperti listrik dan toilet guna menunjang kenyamanan aktivitas jual beli. Lokasinya yang berada di sebelah Mall Ramayana, Jalan Menur, dinilai memiliki akses konsumen yang memadai. 

Pemerintah daerah untuk sementara tidak mengenakan retribusi kepada pedagang. Aset pasar tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Sorong untuk pengelolaan lanjutan.

Selain peresmian pasar, Pemprov Papua Barat Daya menyalurkan bantuan kepada sekitar 492 pelaku usaha dengan total nilai lebih dari Rp 2,3 miliar. Bantuan meliputi:
- 114 unit tenda matic
- 400 unit payung tenda jualan
- 10 unit mesin cetak batu merah
- Peralatan produksi industri batu bata
- Peralatan pengolahan sagu dan keladi
- Peralatan produksi makanan berbasis sagu

Data pemerintah mencatat sebanyak 2.127 UMKM telah tervalidasi dari total 2.554 pendaftar sebagai sasaran kebijakan OTSUS di Papua Barat Daya. Validasi tersebut menjadi dasar penyaluran dukungan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Langkah ini menegaskan fokus Pemprov Papua Barat Daya dalam membangun ruang usaha yang tertata dan layak bagi perempuan Papua sebagai penggerak ekonomi keluarga. Pemerintah juga berencana membangun pasar serupa di Kabupaten Sorong, tepatnya di wilayah Mariat, dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas. 

Ke depan, pejabat daerah dijadwalkan melakukan kunjungan rutin pada akhir pekan sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas pasar sekaligus menekan praktik penjualan di bahu jalan. 


Dengan hadirnya Pasar Mama-Mama Papua di Sorong Kota, Pemprov Papua Barat Daya tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis UMKM Papua yang berkelanjutan dan inklusif.

Keyword utama: Pasar Mama-Mama Papua, Pemprov Papua Barat Daya, UMKM Papua, Sorong Kota, Elisa Kambu, bantuan Rp 2,3 miliar

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut