SORONG KOTA, iNewssoraya.id — Perairan Pelabuhan Perikanan Kota Sorong, Papua Barat Daya, mendadak gempar menyusul penemuan sesosok jenazah perempuan paruh baya dalam kondisi mengapung, Rabu (21/10/2026) pagi. Korban teridentifikasi bernama Mariana Naa (46) ditemukan tak bernyawa oleh anak buah kapal yang sedang bersandar di kawasan dermaga.
Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga U Tan menegaskan, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat mengusut tuntas insiden tersebut guna mengungkap motif serta penyebab pasti di balik kematian korban.
"Saat itu, dua ABK, Awen dan Abu Kasim, sedang berada di dermaga ketika melihat benda terapung di dekat kapal mereka," ungkap AKP Afriangga dalam keterangan pers, Rabu siang.
Lebih lanjut AKP Afriangga mengemukakan, awalnya, kedua saksi mata tersebut mengira benda asing yang terbawa arus laut merupakan sebatang kayu. Namun, setelah didekati dan diamati secara seksama, mereka terkejut mendapati sosok tubuh manusia terbujur kaku di atas permukaan air.
"Awen kemudian melaporkan temuan tersebut kepada petugas SAR yang berada di dermaga. Informasi mengenai penemuan jenazah itu selanjutnya diteruskan kepada petugas Satuan Polisi Perairan dan Udara," ujarnya.
Merespons laporan cepat tersebut, pihak Kepolisian langsung mengamankan tempat kejadian perkara. Sekitar pukul 06.30 WIT, personel gabungan tiba di lokasi untuk melaksanakan proses evakuasi darurat.
"Sekitar pukul 06.30 WIT, personel Satpolairud mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Lima belas menit kemudian, petugas Satpolairud bersama tim SAR Kota Sorong mengevakuasi jenazah menggunakan tandu jaring ke atas dermaga," tambah Afriangga.
Pasca-evakuasi rampung, penyidik Polsek Kawasan Pelabuhan segera membangun koordinasi intensif bersama pihak keluarga. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Satreskrim Polresta Sorong Kota pun dikerahkan ke lokasi guna menghimpun keterangan saksi kunci sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara secara komprehensif.
"Usai olah TKP oleh tim Inafis, jnazah kemudian dibawa ke RS Selebesolu menggunakan mobil patroli Polsek Sorong Kota untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
Hingga kini, teka-teki seputar kematian Mariana Naa masih menyisakan tanda tanya besar. Aparat penegak hukum memastikan seluruh rangkaian penyelidikan ilmiah dan autopsi lanjutan tengah ditempuh demi memastikan apakah insiden ini murni musibah atau mengindikasikan unsur tindak pidana tertentu.
"Kami masih mendalami seluruh petunjuk di lapangan serta hasil pemeriksaan medis secara komprehensif, sehingga publik diminta bersabar dan mempercayakan penanganan perkara ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian," tegasnya.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
