Haru di Waisai, Wabup Raja Ampat Lepas 24 Calon Haji 2026 Menuju Tanah Suci

FELIX RUMPAISUM
Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, melepas 24 calon haji 2026 di Waisai, Kamis (30/4), dengan pesan menjaga kekompakan selama ibadah di Tanah Suci.

 

WAISAI, iNewssorongraya.id  – Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, melepas keberangkatan jamaah calon haji tahun 1447 H/2026 M dalam prosesi khidmat di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kamis (30/4/2026).

Pelepasan tersebut menandai dimulainya rangkaian perjalanan ibadah bagi 24 jamaah asal Raja Ampat menuju Tanah Suci. Mansyur hadir mewakili Bupati dan memimpin langsung kegiatan yang mengusung harapan seluruh jamaah kembali dengan predikat haji mabrur.

Dalam sambutannya, Mansyur menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Tuhan yang tidak dimiliki semua orang.

“Di antara jutaan manusia di muka bumi ini, Allah telah memilih Bapak dan Ibu sekalian untuk menjadi tamu-Nya. Ini adalah bukti kasih sayang dan kehormatan yang luar biasa,” ujar Mansyur.

Ia mengingatkan perjalanan haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan ujian fisik dan mental yang menuntut ketulusan serta kesabaran. Mansyur juga meminta jamaah memanfaatkan momentum ibadah di lokasi mustajab untuk mendoakan daerah dan bangsa.

“Manfaatkan setiap momen di tempat-tempat mustajab, seperti di depan Ka'bah, saat sa'i, dan wukuf di Arafah. Jangan lupa doakan kemajuan Raja Ampat dan bangsa Indonesia,” katanya.

Pemerintah daerah berharap para jamaah mampu membawa perubahan positif sepulang dari Tanah Suci dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Raja Ampat, Suprianto, melaporkan jumlah jamaah tahun ini sebanyak 24 orang, terdiri dari 12 laki-laki dan 12 perempuan dengan rentang usia 31 hingga 85 tahun.

Sebanyak 23 jamaah tergabung dalam Kloter 25 bersama peserta dari Papua dan Papua Barat Daya, sementara satu jamaah lainnya masuk Kloter 26 bersama rombongan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Ia menjelaskan mekanisme keberangkatan kini menggunakan sistem kuota nasional berdasarkan urutan pendaftaran, menggantikan pola kuota regional.

Tahapan perjalanan dimulai dengan keberangkatan jamaah dari Raja Ampat menuju Sorong pada 2 Mei 2026. Selanjutnya, mereka mengikuti pelepasan tingkat Provinsi Papua Barat Daya pada 4 Mei 2026, sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Makassar pada 7 Mei 2026 dan terbang ke Jeddah, Arab Saudi pada 9 Mei 2026.

Suprianto juga menekankan pentingnya solidaritas antarjamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kita ini satu keluarga. Yang muda membantu yang tua, yang kuat menjaga yang lemah. Tunjukkan bahwa masyarakat Raja Ampat adalah masyarakat yang kompak dan penuh kasih sayang,” tegasnya.

Acara pelepasan turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah. Prosesi ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran ibadah hingga seluruh jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

 

 

Editor : Chanry Suripatty

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network