SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Insiden tabrak lari di Jalan Ahmad Yani, Klaligi, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, memicu kemarahan warga hingga berujung pada aksi blokade jalan, Minggu (15/2/2026) malam. Aksi spontan tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total dan memaksa aparat melakukan negosiasi intensif guna mencegah eskalasi situasi.
Dari informasi yang dihimpun iNewssorongraya.id, peristiwa bermula sekitar pukul 20.45 WIT ketika seorang warga Sorpus berinisial MM (65) yang hendak menyeberang jalan ditabrak pengendara sepeda motor jenis CRF. Alih-alih memberikan pertolongan, pengendara tersebut diduga melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya di lokasi kejadian.
Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Kota Sorong untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kabag Ops Polresta Sorong Kota bersama jajarannya tiba di lokasi kejadian.
Kejadian tersebut memantik reaksi cepat dari keluarga korban dan warga sekitar. Mereka memblokade ruas utama Jalan Ahmad Yani tepat di depan kawasan Sorpus sebagai bentuk protes atas tindakan pelaku yang kabur dari tanggung jawab. Penutupan akses jalan itu membuat arus kendaraan dialihkan melalui jalur depan Mako Kodaeral XIV.
Situasi di lapangan sempat memanas sebelum aparat kepolisian turun tangan. Jajaran Polresta Sorong Kota yang dipimpin Kabag Ops Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin bersama Kapolsek Sorong Kota AKP Disa Javier Suwarta Putralangsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dan warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Kabag Ops di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan pengamanan guna mencegah potensi tindakan anarkis serta memastikan arus lalu lintas kembali normal secara bertahap. Polisi juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku tabrak lari tersebut.
Keluarga korban dan warga blokade jalan Ahmad Yani, Sorpus Kota Sorong. (FOTO: CHAN)
Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Kota Sorong yang dipicu kelalaian pengendara dan minimnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan berkendara. Aparat mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati serta tidak meninggalkan lokasi apabila terjadi kecelakaan.
Pihak keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum secara tegas. Sementara itu, kondisi korban masih dalam penanganan tim medis dan terus dipantau secara intensif.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
