Konflik Batas Wilayah di Deiyai Picu Pembakaran 18 Rumah dan Kantor Distrik

Donald Karouw
Aparat kepolisian melakukan pengamanan usai pembakaran Kampung Mauka, Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. (Foto: Polda Papua)

DEIYAI, iNewsSorong.id - Konflik mengenai tapal batas wilayah berujung pada aksi pembakaran bangunan di Kampung Mauka, Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.

Insiden yang terjadi pada Rabu (11/2/2026) ini diduga dipicu oleh ketegangan antara kelompok masyarakat Suku Mee dari Kabupaten Deiyai dan Suku Kamoro dari Kabupaten Mimika. Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas publik mulai dari Kantor Distrik Kapiraya Atas, Polsubsektor Kapiraya, hingga 18 unit rumah semipermanen milik warga hangus terbakar.

Merespons situasi tersebut, sebanyak 35 personel gabungan dari BKO Polres Mimika dan Brimob Batalyon B Pelopor langsung disiagakan di wilayah perbatasan Kapiraya-Mododagi.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Hendri Alfredo Korwa, menegaskan bahwa meskipun kerusakan bangunan cukup signifikan dan mengganggu pelayanan pemerintahan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Aparat keamanan kini fokus melakukan olah TKP dan patroli intensif untuk mencegah terjadinya aksi balasan.

Polres Mimika juga menjalin koordinasi ketat dengan Polres Deiyai guna memantau pergerakan massa, baik melalui jalur udara maupun perairan. Saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah terkendali dan kondusif. Polisi terus melakukan pendekatan dialogis kepada masyarakat agar situasi tetap stabil dan tidak terjadi eskalasi konflik lebih lanjut.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network