Aktivis Apresiasi Genderang Perang Terhadap Korupsi yang Ditabuh Polda Papua Barat Daya

STEVANI GLORIA
Aktivis dan pegiat anti korupsi Papua Barat Daya, Andrew Warmasen. [FOTO : STEV]

Sementara itu, Polda Papua Barat Daya memastikan proses hukum tengah berjalan. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat Daya) mengaku telah menerima sejumlah laporan masyarakat serta hasil temuan awal yang mengindikasikan adanya praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat Daya, Iwan Manurung, menyatakan pihaknya segera mengambil langkah konkret setelah tahap penyelidikan dirampungkan.

“Kita ada masuk beberapa laporan perkara, tapi belum bisa saya sampaikan ke publik. Juga ada laporan terkait beberapa dugaan tindak pidana korupsi, baik di pemerintah provinsi maupun di beberapa pemerintah kabupaten. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah bisa bergerak untuk melakukan prosesnya,” ujar Iwan Manurung di Mapolda Papua Barat Daya, Senin (12/1/2025).

Iwan mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut disinyalir terjadi di lebih dari satu OPD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Meski demikian, kepolisian belum membeberkan nama instansi yang tengah dibidik penyidik.

“Di pemprov dan kabupaten/kota ada sejumlah instansi. Intinya, dalam waktu dekat kita sudah gerak untuk prosesnya,” tegas mantan Kapolres Sorong itu.

Editor : Hanny Wijaya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network