Papua Barat Rilis Platform Digital PAPEDA demi Dana Otsus Tepat Sasaran
MANOKWARI, iNewssorongraya.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat mengambil langkah tegas mengakhiri kebijakan pembangunan yang "buta arah" dengan meluncurkan Papua Barat Ekosistem Satu Data (PAPEDA). Platform digital ini menjadi senjata baru pemerintah daerah untuk memastikan alokasi anggaran dan dana Otonomi Khusus (Otsus) tepat sasaran.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memimpin langsung peresmian sistem tersebut di Gedung PKK Manokwari. Ia menyoroti tajam ketimpangan pelayanan dasar yang selama ini menganga antara wilayah pesisir, kepulauan, dan pegunungan. Kehadiran inovasi ini ditargetkan mampu memetakan titik buta pelayanan publik secara mutakhir.
"Kebutuhan masyarakat pesisir dan pegunungan itu berbeda. Data membantu kita menganalisis siapa yang belum terlayani dan di mana kesenjangan terjadi," tegas Dominggus, Kamis (29/10/2026).
Ia mengimbuhkan, pembacaan statistik di atas kertas tetap harus dikawinkan dengan fakta lapangan. Pengambilan keputusan berbasis bukti inilah yang kini menjadi harga mati bagi jajaran birokrasi Papua Barat.
Secara arsitektur, ekosistem PAPEDA memadukan dua instrumen utama. Pertama, Portal Data yang menyedot ribuan kumpulan data lintassektoral dari 41 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua, Dasbor Eksekutif yang menyajikan visualisasi taktis bagi kepala daerah. Fitur kedua ini berfungsi memantau capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kesehatan fiskal, hingga eksekusi dana Otsus periode 2025–2029.
Manuver strategis ini tidak berjalan sendiri. Proyek yang digodok sejak Agustus 2026 tersebut mendapat sokongan penuh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian PPN/Bappenas, hingga Pemerintah Australia melalui program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar).
Mewakili Wakil Menteri Dalam Negeri, Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengapresiasi inovasi tersebut. Menurutnya, penguatan tata kelola data merupakan fondasi mutlak untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Kehadiran PAPEDA kini menjadi ujian nyata bagi komitmen Pemprov Papua Barat. Integrasi teknologi ini bukan sekadar panggung seremonial, melainkan pijakan wajib agar triliunan rupiah anggaran negara tak lagi salah alamat. Lewat data yang presisi, pembangunan diharapakan murni menyentuh urat nadi masyarakat di seluruh pelosok ujung timur Indonesia.
Editor: Chanry Suripatty