Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa
Untuk meningkatkan minat siswa, Tim Ekspedisi Patriot ITS juga menyusun modul panduan pendaftaran beasiswa dan menyosialisasikan sistem digital tersebut di dua sekolah di kawasan Ransiki, Papua Barat.
Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu kunci kebangkitan bangsa Indonesia.
Selain memperluas akses pendidikan, program Ekspedisi Patriot juga diharapkan mendorong kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengapresiasi Program Transmigrasi Patriot yang dinilai dapat melahirkan generasi muda berjiwa patriot dan siap membangun berbagai wilayah.
“Program Transmigrasi Patriot mampu mendorong lahirnya generasi muda berjiwa patriot yang siap membangun berbagai daerah. Saya mengapresiasi Menteri Transmigrasi beserta jajaran yang menghadirkan program strategis bagi pembangunan nasional berkeadilan,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono pada 17 Mei 2026.
Sementara itu, Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan pentingnya menghadirkan manfaat pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.
“Transformasi transmigrasi hari ini bukan sekadar memindahkan penduduk, melainkan bagaimana memastikan kesejahteraan tumbuh di kawasan tersebut,” ujar Iftitah pada 27 April 2026.
Melalui digitalisasi pendaftaran Beasiswa ADiK, Tim Ekspedisi Patriot ITS berharap semakin banyak pelajar di Manokwari Selatan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. Kemudahan akses ini diharapkan turut meningkatkan jumlah lulusan sarjana dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat.
Editor: Suriya Mohamad Said