Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar Gudang Miras Oplosan di Manokwari, Tiga Orang Diduga Jadi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Turis Belanda Lapor Diserang Pemuda Mabuk, Polresta Manokwari Langsung Buru Pelaku

Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:21 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Turis Belanda Lapor Diserang Pemuda Mabuk, Polresta Manokwari Langsung Buru Pelaku
Sejumlah turis asal Belanda saat melaporkan peristiwa penyerangan oleh seorang pemudi ke pihak Kepolisian setempat, Minggu (25/10/2026). Polisi langsung memburu pelaku usai korban melapor.

 

MANOKWARI, iNewsSorongRaya.id - Aparat Polresta Manokwari langsung menerjunkan tim khusus untuk memburu pelaku premanisme bersenjata balok kayu usai menerima laporan resmi dari seorang wisatawan asing asal Belanda. Bule tersebut sebelumnya menjadi sasaran pemalakan dan penyerangan oleh pria mabuk di kawasan Amban, Manokwari Barat, Papua Barat, pada Minggu (25/10/2026).

Merespons aduan darurat korban melalui Call Center 110 yang meminta jaminan perlindungan hukum, pihak berwajib seketika mendatangi lokasi kejadian. Petugas kepolisian langsung mengevakuasi pelancong itu untuk mendapatkan pemeriksaan medis, sekaligus memulai penyelidikan komprehensif di tempat kejadian perkara (TKP).

"Sudah kita tangani, sedang kita tindaklanjuti. Nanti kita update infonya," tegas Kombes Ongky Isgunawan kepada wartawan, Minggu (25/10/2026).

Insiden yang mencoreng citra pariwisata daerah ini terungkap jelas melalui rekaman video berdurasi 50 detik yang beredar luas di jejaring media sosial. Tayangan tersebut memperlihatkan tersangka yang diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) mencegat rombongan pelancong di sekitar Universitas Papua (UNIPA).

Lantaran warga negara asing itu menolak memberikan uang pemerasan, pelaku seketika naik pitam lalu mengayunkan sebatang kayu ke arah korban secara beringas. Menghadapi ancaman nyata, turis tersebut merespons taktis dengan melepaskan tasnya ke tanah dan menangkis serangan demi menyelamatkan rombongan, sementara rekannya bergegas mencari bantuan warga sekitar.

Peristiwa kekerasan di ruang publik ini memicu gelombang kecaman keras dari warganet. Mayoritas publik mendesak aparat penegak hukum tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga segera memberantas peredaran miras yang terbukti kerap menjadi pemicu utama tindak kriminalitas di Bumi Cenderawasih. Menanggapi desakan tersebut, pimpinan kepolisian setempat menjamin penegakan hukum akan berjalan tegak lurus.

“Kami turunkan Tim Sus dan Tim URC untuk memburu pelaku. Perkara ini akan kami tangani secara transparan, profesional, dan prosedural,” ungkap Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongky Isgunawan, S.I.K.

Kini, tim penyidik tengah merampungkan pengumpulan barang bukti serta keterangan saksi mata guna menyeret tersangka ke meja hijau. Masyarakat secara luas diimbau untuk menahan diri dari aksi main hakim sendiri, serta memercayakan sepenuhnya penuntasan kasus memalukan ini kepada otoritas penegak hukum yang berwenang.

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut