Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Patroli Damai Cartenz Jaga Denyut Ekonomi Pasar Sinak Tetap Bergerak
Advertisement . Scroll to see content

Satgas Cartenz Endus Keterlibatan DPO Puncak Jaya dengan Jaringan KKB Ndugama

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 04:42 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Satgas Cartenz Endus Keterlibatan DPO Puncak Jaya dengan Jaringan KKB Ndugama
Aparat gabungan Operasi Damai Cartenz-2026 saat mengevaluasi barang bukti. Penyidik mendalami indikasi keterkaitan tersangka KK dengan jaringan penyelundupan senjata KKB Kodap III.

 

MULIA, iNewssorongraya.id  – Penangkapan buronan inisial KK (33) di Distrik Mulia tidak sekadar menutup kasus penganiayaan semata. Tim intelijen Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 kini membidik target yang lebih krusial: mengurai benang merah tersangka dengan jejaring Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Tengah.

Tersangka KK yang diringkus tanpa perlawanan pada Kamis (22/10/2026) di Kampung Usir, dicurigai berperan ganda dalam ekosistem kriminalitas lokal. Selain membegal tukang ojek dengan senjata tajam, polisi menangkap sinyal pergerakannya dalam pusaran pasar gelap persenjataan.

Fakta tersebut diungkapkan secara gamblang oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. Ia membenarkan adanya pengawasan ekstra atas rekam jejak intelijen tersangka.

“Namun dalam peristiwa itu alhamdullilah tidak ada korban jiwa. Penyidik juga menelusuri informasi mengenai dugaan keterkaitan dengan jaringan peredaran senjata dan amunisi yang disebut berhubungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya,” tegas Yusuf pada Jumat (23/10/2026).

Polisi menegaskan semua informasi intelijen ini masih dalam fase validasi faktual. Penelusuran alat bukti, termasuk satu unit telepon seluler milik KK, sedang dibongkar di laboratorium forensik.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay,  menjamin sinergitas vertikal jajarannya akan menuntaskan anomali peredaran senjata tersebut. “Kami berharap masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan proses penegakan hukum di wilayah Puncak Jaya. Kami memastikan kerahasiaan identitas pemberi informasi tetap dijaga,” imbuhnya.

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut