Berantas Stunting OAP, Papua Barat Daya Andalkan Pemetaan Data Terpilah
SORONG, iNewssorongraya.id - Ketimpangan sosial yang menjerat Orang Asli Papua (OAP) mulai diurai melalui intervensi teknologi. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) memfokuskan penggunaan Portal Cenderawasih untuk melibas angka stunting dan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan sering kali gagal menyentuh kelompok marginal akibat minimnya data demografi yang terpilah. Bekerja sama dengan Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), pemerintah daerah mengintegrasikan prinsip Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) ke dalam sistem pendataan terbaru ini.
Pendekatan kemanusiaan ini memungkinkan pemerintah memetakan kebutuhan gizi ibu hamil, fasilitas ramah disabilitas, hingga akses sekolah bagi anak-anak OAP secara presisi. Setiap indikator kesejahteraan diukur detail berdasarkan sebaran wilayah dan kelompok umur.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Yakob Kareth, menyatakan basis informasi ini merupakan pijakan krusial bagi keberpihakan negara terhadap masyarakat lokal. Dukungan mitra pembangunan mempercepat pematangan sistem kelola ini.
“Secara umum progres pengembangan portal Cenderawasih Papua Barat Daya menunjukkan kemajuan yang signifikan pada setiap pembentukan platform penyediaan database dan integrasi awal dengan portal data Kementerian Dalam Negeri. Tersedianya 476 dataset, pengelompokan data berdasarkan urusan, dan OPD serta penampilan dari program strategis bagi OAP merupakan fondasi awal bagi penguatan ekosistem satu data,” ujarnya.
Langkah afirmatif ini memastikan tidak ada satupun warga rentan yang tertinggal dari gerbong pembangunan. Optimalisasi data inklusif menjadi senjata utama PBD memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Editor: Hanny Wijaya