get app
inews
Aa Text
Read Next : Detik-Detik Hujan Turun Saat Shalat Istisqa di Sorong

Akhiri Masa Pakai Titian Pohon Kelapa, Pangdam Kasuari Resmikan Jembatan Garuda Karya Kodim 1802

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:11 WIB
header img
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru meresmikan jembatan di Jalan PetroChina, Distrik Sorong Timur. Peresmian turut dihadiri Danrem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI Slamet Riadi serta disambut tarian adat Papua oleh warga.

KOTA SORONG, iNewsSorongRaya.id  — Jembatan Garuda di Kelurahan Klamana, Kota Sorong, Papua Barat Daya, resmi dibuka pada Jumat (28/8/2026), mengakhiri bertahun-tahun risiko warga yang menyeberangi aliran air hanya melalui batang kayu dan pohon kelapa.

Jembatan permanen yang dibangun Kodim 1802/Sorong sejak Juni 2026 itu menghubungkan Kelurahan Klamana dan Kelurahan Klablim. Akses baru tersebut kini menopang mobilitas sekitar 2.438 warga, terutama menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat kegiatan ekonomi.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru meresmikan jembatan di Jalan PetroChina, Distrik Sorong Timur. Peresmian turut dihadiri Danrem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI Slamet Riadi serta disambut tarian adat Papua oleh warga.

Bagi warga kelurahan Klamana, jembatan itu bukan sekadar bangunan penghubung. Infrastruktur tersebut menutup jalur darurat yang selama ini membahayakan pelajar, terutama ketika air pasang menggenangi pohon kelapa yang dijadikan titian.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Setiap kemudahan akses yang kita berikan kepada mereka untuk memperoleh pendidikan, sesungguhnya merupakan investasi bagi masa depan bangsa dan tanah Papua,” tegas Pangdam Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto.

Jembatan Garuda mempermudah akses menuju SD YPPK Moria, SMP Negeri 3, SMP Negeri 7, dan SMK Negeri 3 Kota Sorong. Jalur ini juga diharapkan memperlancar distribusi barang serta mempercepat evakuasi medis saat warga menghadapi keadaan darurat.

Ketua RT 005/RW 004 Kelurahan Klamana, Usman Sangadji, mengatakan warga sebelumnya bergantung pada satu batang kayu atau pohon kelapa untuk melintas. Kondisi itu, kata dia, menjadi ancaman nyata bagi keselamatan anak-anak dan warga.

“Kami dulu menyeberang menggunakan satu kayu atau pohon kelapa. Sekarang kami bisa melewati jembatan yang bagus. Saya mewakili seluruh masyarakat Kelurahan Klamana mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam, Danrem 181, dan Dandim 1802 Sorong,” ujar Usman.

Seorang pelajar bernama Spain mengaku bahagia karena kini tidak lagi harus melewati jalur berisiko saat berangkat ke sekolah.

Namun, peresmian Jembatan Garuda juga membuka fakta bahwa kebutuhan infrastruktur dasar di Papua Barat dan Papua Barat Daya masih besar. Pangdam XVIII Kasuari mencatat 145 titik jembatan telah didata. Sebanyak 100 titik telah dikerjakan, dengan 98 jembatan rampung dan dua lainnya masih dalam penyelesaian.

“Kita masih ada 45 lagi yang masih menunggu dari Komando Atas untuk mendapatkan anggaran untuk memulainya. Semoga di bulan depan bila memungkinkan anggaran turun, maka kita akan segera melaksanakan pembangunan,” kata Pangdam.

Sementar itu, Plt. Sekda Kota Sorong Ruddy R. Laku menilai jembatan tersebut menjadi hasil kolaborasi yang langsung menjawab kebutuhan warga di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain, tetapi lebih daripada itu merupakan simbol persatuan, penghubung serta membuka akses untuk meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat,” kata Ruddy.

Usai peresmian, Pangdam bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah menyerahkan alat belajar kepada siswa SD hingga SLTP serta bantuan sembako bagi warga. Jembatan Garuda telah mengakhiri satu persoalan mendesak di Klamana, tetapi nasib 45 titik jembatan lain kini bergantung pada kepastian anggaran dan keberlanjutan pembangunan.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut