ISPA Intai Balita di Kota Sorong, Polisi Gencarkan Pemeriksaan Medis Gratis
SORONG KOTA, iNewssoraya.id - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mendominasi keluhan kesehatan warga dan balita di Kampung Kokoda, Distrik Sorong Barat. Merespons kerentanan tersebut, jajaran Polresta Sorong Kota mengambil langkah taktis dengan menggelar inspeksi dan layanan medis gratis langsung ke pusat permukiman warga.
Aksi "jemput bola" ini dimotori oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Sorong Kota yang berkolaborasi dengan Polsek Sorong Barat pada Jumat (16/9/2026). Bertempat di Kampung Samkur, Kelurahan Klawasi, aparat kepolisian tidak sekadar memantau ketertiban wilayah, melainkan berfokus pada mitigasi krisis kesehatan lokal.
Tercatat sebanyak 66 warga memadati posko pelayanan darurat tersebut. Angka kehadiran ini didominasi oleh kelompok paling rentan, yakni 37 balita dan 29 orang dewasa yang membutuhkan intervensi medis secara cepat.
Kasi Dokkes Polresta Sorong Kota, AKP dr. Juffandi, M.H., menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen institusinya dalam merawat kesejahteraan masyarakat di akar rumput.
"Semangat kami adalah Polisi Bersama Masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membawa manfaat langsung melalui pelayanan kesehatan bagi warga dan anak-anak kita di sini," tegas AKP dr. Juffandi di lokasi kegiatan.
Dari hasil pemeriksaan klinis di lapangan, tim dokter menemukan fakta bahwa mayoritas masyarakat mengeluhkan gangguan kesehatan berbasis lingkungan. Penyakit seperti ISPA (flu dan batuk), dispepsia, demam tinggi, hingga sakit kepala mendominasi daftar diagnosa. Tim medis Sidokkes langsung mengambil tindakan kuratif dengan mendistribusikan paket obat-obatan sesuai resep.
Selain pengobatan, aparat kepolisian turut membagikan asupan gizi tambahan berupa susu dan vitamin khusus anak guna menekan potensi gizi buruk. Edukasi terkait pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga digaungkan kepada para orang tua agar rantai penularan penyakit di permukiman padat dapat diputus.
Kehadiran jajaran kepolisian yang turut dikawal langsung oleh Kapolsek Sorong Barat, AKP Fernando Sipayung, S.I.K., bersama Bhabinkamtibmas Aipda Sandri Yusuf ini membuktikan bahwa pendekatan humanis mutlak diperlukan. Penanganan kesehatan di kawasan rentan bukan semata tugas otoritas medis, melainkan tanggung jawab lintas sektoral aparat negara demi menjamin hak hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Editor: Chanry Suripatty