Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi Pimpin Polda Papua Barat Daya, Ini Pesan Tegas Brigjen Hengki Haryadi
Advertisement . Scroll to see content

Gagal Kabur! Pemotor Bawa 9 Paket Ganja Diringkus Polisi di Depan Bandara DEO Sorong

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:02 WIB
  • author IMANUEL JEERO
Gagal Kabur! Pemotor Bawa 9 Paket Ganja Diringkus Polisi di Depan Bandara DEO Sorong
Personel gabungan Polda PBD menggelar penertiban lalu lintas dan keamanan dalam Operasi Pekat II Dofior 2026 di Kota Sorong, Senin (19/10/2026) malam. Dalam giat ini, aparat sukses menggagalkan pelarian seorang pemotor dan menyita sembilan paket ganja.

 

SORONG KOTA, iNewssoraya.id – Drama pelarian seorang pengendara sepeda motor berujung di tangan aparat kepolisian. Petugas gabungan Polda Papua Barat Daya sukses menyita sembilan paket diduga ganja tepat di area depan Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO), Kota Sorong, pada Senin (19/10/2026) malam.

Penangkapan ini berlangsung menegangkan di tengah giat Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Dofior 2026 yang digelar sekitar pukul 22.40 WIT. Pengendara Yamaha Vino berwarna merah tersebut sempat memacu kendaraannya untuk menghindari barikade razia kepolisian. Namun, kesigapan petugas membuat manuver pelarian itu sia-sia dan pelaku berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti.

"Dari hasil penggeledahan, anggota di lapangan menemukan barang bukti berupa sembilan paket yang kuat dugaan berisi narkotika jenis ganja," ungkap Kasubbid PID Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, Selasa (20/10/2026).

Operasi penertiban ini dikomandoi langsung oleh Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya, AKBP Ardy Yusuf. Razia malam itu diperkuat oleh sinergi personel gabungan dari Ditsamapta dan Ditlantas, serta mendapat pengawasan melekat dari jajaran Bidpropam demi memastikan prosedur penindakan berjalan profesional.

Kompol Jenny memastikan, tersangka beserta barang haram bawaannya langsung dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

"Selanjutnya, barang bukti dan pelaku sudah kami amankan. Semuanya langsung diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polresta Sorong Kota untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan," tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Operasi Pekat II Dofior 2026 merupakan langkah represif sekaligus preventif kepolisian dalam memberangus peredaran gelap narkotika. Target utamanya adalah menjaga kondusivitas serta menekan angka kriminalitas yang meresahkan warga di wilayah hukum Papua Barat Daya.

"Kami mengimbau warga agar berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, terutama terkait dugaan peredaran narkotika. Polisi bersama masyarakat adalah kunci keamanan," katanya.

Keberhasilan pengungkapan di pintu gerbang udara Kota Sorong ini menjadi peringatan keras bagi sindikat narkotika. Kepolisian mengultimatum bahwa tidak ada ruang aman bagi pengedar narkoba, sekaligus membuktikan komitmen nyata Polri dalam memberikan perlindungan dan pengayoman demi terciptanya kamtibmas yang bersih dari penyakit masyarakat.

Editor: Chanry Suripatty

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut