get app
inews
Aa Text
Read Next : Kontingen Papua Barat Daya Rebut Dua Champion Pesparawi Nasional XIV

Sulut Juara Umum Pesparawi Nasional XIV, Papua Barat Jadi Panggung Harmoni

Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB
header img
Kontingen Sulawesi Utara berdiri di puncak Pesparawi Nasional XIV 2026, merebut Juara Umum dan Piala Bergilir Presiden RI dalam malam harmoni penuh megah di Manokwari, Papua Barat.

 

MANOKWARI, iNewssorongraya.id  — Kontingen Provinsi Sulawesi Utara resmi menutup Pesta Paduan Suara Gerejawi atau Pesparawi Nasional ke-XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat, dengan status Juara Umum. Provinsi berjuluk Bumi Nyiur Melambai itu berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden RI setelah menyabet empat gelar champion dari 12 kategori lomba.

Kepastian Sulawesi Utara sebagai juara umum diumumkan dalam penutupan resmi Pesparawi Nasional XIV di Lapangan Borarsi, Manokwari, Minggu (28/6/2026) malam. Selain menjadi juara umum, tim Paduan Suara Dewasa Campuran atau PSDC Sulawesi Utara juga meraih Grand Prix Winner dengan nilai tertinggi 93,09 dan memboyong Piala Menteri Agama RI.

Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menyerahkan langsung piala bergilir dan hadiah utama kepada perwakilan kontingen Sulawesi Utara. Penyerahan itu dilakukan di hadapan ribuan peserta, official, tamu undangan, serta masyarakat yang memadati lokasi penutupan.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar mengapresiasi pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung sukses, tertib, aman, dan damai. Ia menegaskan bahwa Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi vokal, tetapi juga ruang perjumpaan lintas budaya, iman, dan daerah.

"Selama beberapa hari terakhir ini mata dan hati kita tertuju pada Papua Barat, kita telah melihat simfoni kehidupan yang sangat indah di mana kemajemukan suku, bahasa, budaya, dan latar belakang sosial dari Sabang sampai Merauke melebur menjadi satu persaudaraan," ujar Menag Nasaruddin Umar.

Nasaruddin juga menekankan bahwa seluruh peserta yang hadir di panggung Pesparawi merupakan bagian dari pemenang. Menurut dia, capaian dalam ajang tersebut harus ditempatkan sebagai energi baru untuk memperkuat pelayanan, kerukunan, dan persaudaraan nasional.

"Anda semua yang telah berdiri di sini, yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran adalah pemenang sejati. Bagi kontingen yang berhasil, saya ucapkan selamat, pertahankan kerendahan hati dan jadikan prestasi tersebut sebagai pemicu semangat pelayanan yang lebih tinggi," tuturnya.

Penutupan Pesparawi Nasional XIV ditandai secara simbolis dengan penabuhan 15 tifa oleh Menteri Agama. Prosesi itu menjadi tanda resmi berakhirnya perhelatan nasional tiga tahunan yang berlangsung selama sembilan hari di Manokwari.

Sebelum seremoni penutupan, peserta mengikuti ibadah bersama, pelayanan puji-pujian, dan doa syukur. Acara kemudian disemarakkan dengan pertunjukan orkestra serta tarian kolosal khas Papua yang menegaskan karakter Manokwari sebagai salah satu pusat penting kehidupan gerejawi di Indonesia timur.

Pesparawi Nasional XIV sebelumnya dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu (20/6/2026). Ajang nasional di Kota Injil itu diikuti sedikitnya 6.182 peserta yang terdiri atas penyanyi, pemusik, dan official dari 38 provinsi.

Seluruh perlombaan digelar di empat venue utama, yakni Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Aula Utama Universitas Papua, dan Auditorium Rektorat Universitas Papua.

Sebanyak 12 kategori dipertandingkan dalam Pesparawi Nasional XIV. Kategori itu meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Pria, Paduan Suara Wanita, Paduan Suara Remaja Pemuda, Paduan Suara Anak, Vocal Group, Musik Pop Gereja, Musik Gereja Nusantara, Solo Remaja Putra, Solo Remaja Putri, Solo Anak Usia 7–10 Tahun, dan Solo Anak Usia 11–15 Tahun.

Upacara penutupan turut dihadiri Gubernur Papua Barat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perwakilan kepala daerah dari berbagai provinsi, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional Pusat dan Daerah, serta seluruh kontingen.

Di akhir acara, LPPN mengumumkan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional ke-XV berikutnya. Keputusan itu sekaligus menutup rangkaian Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat yang tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga meninggalkan pesan kuat tentang harmoni, moderasi beragama, dan persatuan Indonesia.

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut