Pangkogabwilhan III: Keamanan dan SDM Jadi Kunci Pembangunan Papua
MANOKWARI, iNewssorongraya.id — Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan keamanan wilayah dan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan Papua.
Pernyataan itu disampaikan Lucky saat menjadi Inspektur Upacara dalam ikrar dan sumpah setia 10 anggota aktif Kodap IV Sorong Raya TPNPB-OPM kepada NKRI di Manokwari, Papua Barat.
Lucky mengatakan pembangunan Papua akan lebih mudah menjangkau masyarakat pelosok apabila keamanan daerah tetap terjaga. Ia menilai konflik, teror, dan intimidasi hanya akan menghambat pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur di Tanah Papua.
“Kondusifitas keamanan wilayah dan kualitas SDM di Papua sejatinya adalah pondasi utama sekaligus motor yang dapat mengakselerasi pembangunan daerah dan masyarakat di ufuk timur Indonesia,” kata Lucky.
Menurut Lucky, program pembangunan pemerintah membutuhkan dukungan situasi keamanan yang stabil. Ia menyebut percepatan pembangunan akan lebih efektif apabila masyarakat di pedalaman hidup dalam kondisi aman.
“Program dan percepatan pembangunan yang digalakkan Bapak Presiden Prabowo Subianto tentu dapat dengan mudah menyentuh daerah dan masyarakat yang tinggal di pelosok Papua apabila kondusifitas serta keamanan wilayah tersebut dapat terjaga dengan baik,” ujarnya.
Lucky juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak-anak muda Papua. Ia meminta orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen daerah menjaga generasi muda dari pengaruh paham radikal dan ajakan kelompok separatis.
“Sejalan dengan itu, kualitas SDM khususnya anak-anak muda di Papua harus lebih ditingkatkan lagi. Orang tua dan kita semua harus menjaga anak-anak Papua dari paham-paham radikalisme, menjauhkan mereka dari pengaruh ajaran serta ajakan sesat kelompok sparatisme TPNPB-OPM, yang tindak-tanduknya selama ini terbukti menjadi penghambat utama roda pembangunan di Bumi Cenderawasih,” kata Lucky.
Dalam kesempatan itu, Lucky juga mengapresiasi 10 anggota aktif TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya yang menyatakan kembali ke NKRI. Ia menilai keputusan tersebut sebagai langkah penting untuk membuka masa depan baru bagi Papua.
“Sekali lagi saya mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara kita yang hari ini telah dengan tulus ikhlas mengucapkan ikrar dan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI,” ujar Lucky.
Lucky menegaskan Papua harus dibangun melalui persaudaraan, kejujuran, gotong royong, dan kasih. Ia menyebut Manokwari menjadi tempat penting untuk meneguhkan komitmen persatuan dan perdamaian.
“Mari kita bergandengan tangan, menyatukan hati dan tekad, membangun Papua dengan kasih, dengan kejujuran, dan dengan semangat gotong royong. Dari tanah bersejarah Manokwari, tempat awal masuknya peradaban di Tanah Papua, kita teguhkan komitmen untuk menjaga kedamaian, merawat persatuan, dan mewariskan harapan bagi generasi Papua di masa depan,” katanya.
Hingga berita ini disusun, pihak TPNPB-OPM belum memberikan pernyataan pembanding atas klaim yang disampaikan Pangkogabwilhan III terkait pengaruh kelompok tersebut terhadap keamanan dan pembangunan Papua.
Editor : Hanny Wijaya