get app
inews
Aa Text
Read Next : Panglima Kogabwilhan III Beberkan Hasil Operasi TNI di Papua, 59 Anggota OPM Kembali ke NKRI

10 Anggota TPNPB-OPM Sorong Raya Ikrar Setia ke NKRI di Manokwari

Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:14 WIB
header img
Anggota TPNPB - OPM nyatakan ikrar setia ke NKRI.

 

MANOKWARI, iNewssorongraya.id — Sebanyak 10 anggota aktif Kodap IV Sorong Raya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM menyatakan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

Mereka mengucapkan ikrar dan sumpah setia kepada NKRI dalam upacara yang digelar di Manokwari, Papua Barat. Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Upacara tersebut dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Papua Barat, Kodam XVIII/Kasuari, Polda Papua Barat, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, tokoh adat, pemuka agama, keluarga, kepala distrik, dan ratusan masyarakat Manokwari.

Dalam sambutannya, Lucky mengatakan keputusan 10 anggota aktif TPNPB-OPM itu menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan perdamaian di Tanah Papua.

“Syukur Alhamdulillah, puji Tuhan, 10 anggota aktif Kodap IV Sorong Raya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) memutuskan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, berkumpul, bersatu dan menyatu dengan segenap eksponen dan elemen masyarakat Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Lucky.

Menurut Lucky, para eks anggota TPNPB-OPM mengucapkan ikrar dengan keyakinan penuh dan suara lantang. Ia menyebut keluarga, tokoh adat, pemuka agama, kepala distrik, dan masyarakat menyambut momen itu dengan antusias.

“Tadi kita saksikan bersama, dengan keyakinan penuh dan suara lantang, saudara-saudara kita ini mengucapkan ikrar dan sumpah setia kepada NKRI, yang disambut riuh oleh keluarga, tokoh adat dan pemuka agama, kepala distrik serta ratusan masyarakat Manokwari, Papua Barat,” ujar Lucky.

Lucky menyatakan ikrar tersebut bukan sekadar pernyataan formal, melainkan keputusan untuk meninggalkan konflik dan membuka lembaran baru bagi masa depan Papua.

Ia juga mengajak anggota TPNPB-OPM lain yang masih berada di pedalaman, hutan, gunung, dan lembah Papua untuk kembali ke NKRI.

“Saya mengajak saudara-saudara kita lainnya, kaka-kaka dan adik-adik yang berada di pedalaman rimba maupun puncak gunung dan lembah Papua, untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” katanya.

Lucky menegaskan Papua tidak dapat dibangun melalui teror, intimidasi, atau kekerasan. Menurut dia, keamanan wilayah menjadi syarat utama agar pembangunan dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok.

“Ini bukan sekadar sebuah ucapan, melainkan langkah berani untuk membuka lembaran baru demi masa depan Papua yang lebih damai, maju, dan sejahtera,” ujar Lucky.

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan pembanding dari pihak TPNPB-OPM terkait klaim dan pernyataan yang disampaikan Pangkogabwilhan III dalam upacara tersebut.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut