Viral! Video Togel Diduga Marak di Kota Serui, Pedagang Togel Tantang Warga Lapor ke Polres
SERUI, iNewssorongraya.id – Dugaan maraknya penjualan judi togel di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, kembali menjadi sorotan setelah video seorang warga mendatangi sebuah lapak yang diduga menjadi tempat transaksi togel viral di media sosial, Senin (21/9/2026).
Dalam video berdurasi sekitar 33 menit yang diunggah akun Yahn Muabuai ke grup Facebook Info Kejadian Kota Serui, warga tersebut merekam aktivitas di sebuah lapak yang disebut sebagai lokasi penjualan togel.
Dalam rekaman terlihat dua pria berada di lokasi. Salah satunya mengenakan kaus olahraga tanpa lengan berwarna biru dengan nomor punggung 8 dan helm. Sementara seorang pria lainnya mengenakan pakaian hitam.
Yahn dalam rekaman itu menyampaikan keberatannya terhadap dugaan aktivitas perjudian yang masih berlangsung di Kota Serui.
“Hari ini, 21 September 2026, ini adalah salah satu lokasi perjudian togel yang masih marak di Kota Serui di tahun 2026. Saya berharap, Pak Kapolri, orang-orang ini (penjual togel) tidak boleh dipelihara di Kota Serui,” ungkap Yahn dalam video tersebut.
Ia kemudian meminta aparat kepolisian menindaklanjuti dugaan aktivitas perjudian yang direkamnya.
“Ini salah satu bukti aktivitas togel masih marak, saya berharap Kapolres (Yapen) hal ini ditindaklanjuti,” ujarnya.
Warga Malah Ditantang dan Diminta Lapor ke Polres
Ketegangan dalam video terjadi ketika seorang pria yang berada di lokasi meminta Yahn melaporkan temuannya langsung kepada kepolisian.
“Ini kenapa kah, langsung ke Polres saja, langsung ke Polres saja, lapor di Polres,” kata pria tersebut dalam rekaman.
Pernyataan itu disampaikan ketika pria tersebut terlihat duduk sambil memainkan telepon seluler.
Video tersebut kemudian disebut tidak lagi tersedia di grup Facebook Info Kejadian Kota Serui setelah sempat beredar. Yahn menduga unggahan itu dihapus oleh pengelola grup. Namun, alasan penghapusan video tersebut belum dapat dipastikan.
Yahn juga menyampaikan bahwa dugaan aktivitas penjualan togel tidak hanya terjadi di satu lokasi.
Dalam keterangannya kepada Pemimpin Redaksi iNewssorongraya.id, Chanry Suripatty, Senin malam, Yahn menyebut sejumlah wilayah yang menurut pengamatannya menjadi lokasi penjualan togel, antara lain Adey, Kompleks KPR, Jalan Mangga, Kompleks Pensip, Gajah Mada hingga sejumlah wilayah lainnya.
“Aktivitas togel di Kota Serui ini sudah sangat marak dan sangat mengkhawatirkan. Video yang saya viralkan di grup Info Kejadian Kota Serui tepatnya di kompleks perumahan Pensip, Bandara Lama,” ungkap Yahn melalui sambungan telepon seluler.
Menurut dia, dugaan aktivitas serupa juga ditemukan hingga wilayah Kampung Menawi.
“Untuk wilayah Kota Serui ini sangat banyak menjamur, penjualan togel, tidak hanya di Kota Serui, tapi juga sampai di Kampung Menawi sana, juga ada jual togel,” ujarnya.
Soroti Respons Aparat
Yahn mengaku telah mendatangi Polres Yapen untuk menyampaikan langsung temuannya kepada Kapolres.
Ia mengatakan sempat mengalami kendala untuk bertemu Kapolres sebelum akhirnya diterima dan menyampaikan laporan secara langsung.
“Tadi saya sudah sempat sampaikan kepada Ibu Kapolres. Saya spontan ke Polres sendiri. Tadi di Polres ada perwira-perwira mereka sempat bawa saya ke dalam untuk bicara dengan Ibu Kapolres,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Yahn mengaku meminta kepolisian mengambil tindakan terhadap dugaan aktivitas perjudian togel.
Ia juga menyampaikan dugaan adanya keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tersebut. Namun, tuduhan itu belum disertai bukti yang telah diverifikasi secara independen.
“Saya sampaikan buat beliau, Ibu, kejahatan ini tidak boleh dipelihara. Dan saya lihat kejahatan judi-judi togel ini diduga dipelihara oleh oknum-oknum anggota,” ungkapnya.
Yahn bahkan meminta adanya evaluasi terhadap jajaran yang menangani perkara kriminal jika kepolisian menemukan persoalan dalam penanganan aktivitas perjudian.
“Saya berharap, Ibu Kapolres yang baru supaya ganti itu mereka yang kerja di Reskrim, ganti mereka yang lama-lama karena kejahatan ini disembunyikan, macam dipelihara begitu oleh oknum-oknum polisi,” tandasnya.
Desakan Penindakan dan Transparansi
Yahn selanjutnya meminta Kapolri memberikan perhatian terhadap dugaan maraknya perjudian togel di Serui.
“Untuk Kapolri, saya berharap supaya ini bukan masalah yang biasa, tapi merupakan kejahatan luar biasa. Jadi tolong supaya ada tindak lanjut yang tegas dari institusi kepolisian di Serui untuk menindak tegas penjualan togel ini. Karena saya lihat kejahatan ini dipelihara subur,” ujarnya.
Ia juga meminta adanya evaluasi terhadap penanganan perkara perjudian apabila aparat menemukan dugaan pelanggaran dalam proses penegakan hukum.
Pernyataan Yahn tersebut menjadi bagian penting dari sorotan publik terhadap aktivitas perjudian di Serui. Namun, tudingan mengenai dugaan keterlibatan atau pembiaran oleh oknum kepolisian masih membutuhkan pembuktian dan klarifikasi dari pihak yang dituduh.
Video Dihapus, Yahn Klaim Suaranya Dibungkam
Selain persoalan dugaan perjudian, Yahn juga mempersoalkan hilangnya video yang sebelumnya diunggah ke grup Facebook Info Kejadian Kota Serui.
Ia menduga penghapusan tersebut berkaitan dengan keberatannya terhadap aktivitas perjudian. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat konfirmasi dari pengelola grup mengenai alasan video tersebut dihapus.
“Ini sangat disayangkan, karena dengan dihapusnya video saya itu berarti suara-suara kami untuk menyuarakan adanya dugaan kejahatan di Kota Serui seperti dibungkam,” kata Yahn.
Ia berharap media massa turut melakukan penelusuran terhadap dugaan aktivitas perjudian tersebut agar persoalan dapat diketahui berdasarkan fakta dan keterangan dari seluruh pihak.
Meskipun unggahan Yahn disebut telah hilang dari laman grup Facebook, redaksi iNewssorongraya.id memperoleh sejumlah rekaman video yang memperlihatkan aksi Yahn saat menyampaikan protes terhadap dugaan aktivitas penjualan togel di Kota Serui dan sekitarnya.
Polisi Masih Dimintai Klarifikasi
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi iNewssorongraya.id masih berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolres Yapen AKBP Diaritz Felle mengenai dugaan maraknya aktivitas penjualan togel, laporan yang disampaikan Yahn, serta tudingan adanya keterlibatan atau pembiaran oleh oknum anggota kepolisian.
Konfirmasi dari kepolisian diperlukan untuk memastikan apakah dugaan aktivitas perjudian tersebut telah masuk dalam penyelidikan, apakah terdapat laporan masyarakat sebelumnya, serta langkah hukum yang telah atau akan dilakukan.
Redaksi iNewssorongraya.id membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Polres Yapen, pengelola grup Facebook, maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.
Pada akhirnya, viralnya video tersebut bukan hanya menyangkut keberadaan sebuah lapak yang diduga menjual togel. Persoalan yang lebih penting adalah apakah dugaan aktivitas perjudian di Serui benar terjadi secara luas dan bagaimana aparat penegak hukum memastikan penanganannya berlangsung terbuka, terukur, serta berdasarkan hukum dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Editor: Hanny Wijaya