get app
inews
Aa Text
Read Next : Wakapolda PBD Bekali 7 Atlet Futsal U-17 Sebelum Seleksi Timnas di Makassar

7 Atlet Muda Papua Barat Daya Siap Bersaing pada Ajang Seleksi Timnas Futsal U-17 di Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:42 WIB
header img
Tujuh atlet futsal U-17 Papua Barat Daya foto bersama usai dilepas mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar, 26–29 Mei 2026. (Foto : iNewssorongraya.id/ Chan).

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Tujuh atlet futsal U-17 asal Papua Barat Daya resmi dilepas untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 26–29 Mei 2026.

Pelepasan berlangsung di Hotel Waigo, Kota Sorong, Sabtu (23/5/2026). Acara itu dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf yang mewakili Gubernur Elisa Kambu, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, Ketua AFP Papua Barat Daya Bartholomeus Asem, panitia, pengurus asosiasi futsal, orang tua, serta para atlet.

Ketujuh atlet tersebut sebelumnya lolos seleksi tingkat provinsi pada 19 April 2026. Mereka terpilih dari sekitar 70 peserta asal enam kabupaten di Papua Barat Daya setelah menjalani seleksi yang dipantau langsung Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto.

Ketua AFP Papua Barat Daya, Bartholomeus Asem mengatakan, keberangkatan para atlet ke Makassar menjadi momentum penting bagi pembinaan futsal usia muda di daerah. Dia menyebut kuota tujuh pemain itu merupakan hasil rekomendasi langsung dari tim seleksi nasional.

“Hasil seleksi bulan April lalu akhirnya kita bisa mendapatkan kuota, yang mana ini merupakan rekomendasi langsung dari Coach Hector,” ujar Bartholomeus.

Bartholomeus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, khususnya Gubernur Elisa Kambu, yang dinilai konsisten mendukung agenda pembinaan futsal daerah.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya yang telah mensupport kami dalam menyukseskan semua agenda seleksi kali ini,” katanya.

Ia meminta para atlet tetap rendah hati, disiplin, dan fokus meningkatkan kemampuan sebelum bertarung di seleksi Wilayah Timur. AFP Papua Barat Daya tidak memasang target berlebihan, tetapi berharap ada wakil daerah yang menembus skuad Timnas Futsal Indonesia U-17.

“Harapan kami kalau bisa semua lolos ke tingkat nasional, atau minimal ada keterwakilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dalam sambutan yang dibacakan Kadispora Bernadus Asmuruf menegaskan keberhasilan tujuh atlet tersebut bukan akhir perjuangan. Para pemain muda itu dinilai membawa tanggung jawab besar untuk menjaga nama daerah di tingkat nasional.

“Keberhasilan kalian lolos dalam seleksi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” kata Elisa.

Gubernur juga menekankan bahwa pembinaan olahraga usia muda menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya. Menurutnya, olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, dan mental juang.

“Tunjukkan bahwa anak-anak Papua Barat Daya mampu bersaing, berprestasi, dan membawa kebanggaan bagi daerah di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu, Wakapolda Papua Barat Daya memberikan penguatan dan nasihat kepada tujuh atlet futsal U-17 yang akan mengikuti seleksi tingkat nasional di Makassar. Ia berharap pesan yang telah disampaikan Gubernur Papua Barat Daya melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dapat menjadi pedoman bagi para atlet, tim Asosiasi Futsal Provinsi Papua Barat Daya, serta orang tua peserta. “Hari ini saya berkesempatan memberikan sedikit penguatan dan sekadar nasihat buat calon peserta atlet di tingkat nasional nanti,” ujar Wakapolda.

Dalam arahannya, Wakapolda mengingatkan bahwa keberhasilan di tingkat provinsi belum menjadi akhir dari perjuangan. Ia mencontohkan proses seleksi di lingkungan Polri, di mana peserta baru benar-benar dinyatakan berhasil apabila tidak hanya lulus, tetapi juga terpilih. “Kalau kita lulus tapi tidak terpilih, berarti kita masih harus kembali untuk meningkatkan potensi kita lagi agar lebih baik,” katanya.

Wakapolda juga berpesan agar para atlet menjaga kesehatan dan menghindari berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri menjelang seleksi nasional. Ia meminta para atlet mengurangi kegiatan yang tidak perlu, termasuk berkendara sepeda motor secara berlebihan, berkumpul tanpa tujuan yang jelas, serta menjauhi hal-hal yang dapat memengaruhi kondisi fisik. “Saya pesan yang pertama, jaga kesehatan. Hindari hal-hal yang kemudian nanti dapat merugikan kalian dalam mengikuti seleksi ini,” tegasnya.

Menurut Wakapolda, dukungan orang tua memiliki peran penting untuk memastikan para atlet berada dalam kondisi prima saat berangkat mengikuti seleksi nasional. Ia menegaskan, para atlet harus berjuang maksimal karena membawa harapan besar masyarakat Papua Barat Daya. “Pertaruhan kalian harus sampai titik darah penghabisan. Kalian harus berjuang sekuat tenaga,tujuh yang berangkat, tujuh yang lolos terpilih,” ujarnya.

Wakapolda berharap tujuh atlet futsal U-17 Papua Barat Daya yang berangkat ke Makassar dapat lolos dan terpilih seluruhnya dalam seleksi nasional. Ia juga mengingatkan para atlet untuk tetap mengandalkan doa sesuai keyakinan masing-masing. “Yang Nasrani sempatkan waktu untuk berdoa, yang Muslim juga sholat lima waktu harus jalan, biar apa yang kita kerjakan ini Tuhan ada sama-sama dengan kalian,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, juga memberikan bantuan berupa dukungan peralatan dan dana kepada tujuh atlet muda asal Papua Barat Daya yang akan mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 di Makassar.

Tujuh atlet yang akan mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar tersebut yakni Jordan Matias Baho, M. Helwa Aby Putra, Jendry A. Howay, Roy Brian Salosa, Otto Geisler Way, Issak Jitmau, dan Geomorgan M. Kareth.

Keberangkatan tujuh pemain muda ini menjadi ujian awal bagi pembinaan futsal Papua Barat Daya. Mereka tidak hanya membawa peluang pribadi untuk menembus Timnas U-17, tetapi juga membawa harapan daerah agar mulai diperhitungkan dalam peta futsal nasional.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut