get app
inews
Aa Text
Read Next : Tokoh Gereja Papua Socratez Yoman Minta Perang Suku di Papua Pegunungan Diakhiri Permanen

Aktivitas Warga Wamena Pulih, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:05 WIB
header img
Pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat Lanny Jaya menggelar dialog damai untuk meredam konflik sosial di Wamena.(FOTO : iNewssorongraya.id -HO : Bid Humas Polda Papua)

 

JAYAPURA, iNewssorongraya.id — Aktivitas masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai pulih setelah konflik antarkelompok sempat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Polda Papua menyatakan kegiatan peribadatan, perkantoran, dan pendidikan secara bertahap kembali berjalan normal. Meski demikian, aparat gabungan Polres Jayawijaya dan Sat Brimob Polda Papua tetap disiagakan di tujuh titik strategis di Kota Wamena.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan perkembangan situasi di Wamena menunjukkan arah positif. Ia menyebut aparat terus memantau kondisi lapangan untuk mencegah munculnya gangguan kamtibmas baru.

“Situasi di Wamena saat ini berangsur-angsur kondusif. Masyarakat sudah mulai kembali melaksanakan aktivitas seperti biasa, baik kegiatan peribadatan, perkantoran maupun aktivitas pendidikan,” ucap Kabid Humas saat ditemui di Mapolda Papua Koya Koso, Senin (18/05/2026).

Pemulihan aktivitas warga menjadi indikator penting dalam upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat setelah konflik. Namun, Polda Papua menilai situasi kondusif tetap harus dijaga karena residu ketegangan sosial dapat muncul kembali jika masyarakat mudah terpengaruh provokasi.

Aparat gabungan masih melakukan patroli dan penjagaan terbatas di beberapa lokasi. Pengamanan itu diarahkan untuk memastikan fasilitas publik, kawasan permukiman, jalur aktivitas warga, dan titik tertentu tetap berada dalam pengawasan.

Selain pendekatan keamanan, Polda Papua juga membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat. Koordinasi tersebut dilakukan agar pemulihan tidak hanya berlangsung secara fisik, tetapi juga menyentuh hubungan sosial antarkelompok.

Sebelumnya, pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan tokoh masyarakat menggelar dialog dengan masyarakat Lanny Jaya di Gereja Gonambur, Distrik Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (17/05/2026). Pertemuan itu membahas pemulihan situasi, penyelesaian konflik, serta jaminan keamanan bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut, Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengajak masyarakat menahan diri. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat Lanny Jaya yang berada di Wamena agar kembali ke daerah asal untuk mencegah konflik meluas.

Perwakilan masyarakat meminta penyelesaian konflik ditempuh melalui mekanisme adat. Mereka juga meminta aparat menjamin keamanan selama proses perjalanan kembali ke Lanny Jaya.

Kombes Cahyo menegaskan aparat keamanan akan terus mengedepankan langkah persuasif dan dialogis. Menurut dia, pengamanan tidak boleh dipahami sebagai tekanan, tetapi sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.

“Langkah persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan bersama pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait agar situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta memastikan seluruh aktivitas berjalan aman,” ungkapnya.

Polda Papua mengimbau masyarakat tetap menjaga persatuan, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan menolak ajakan yang dapat memicu konflik baru. Warga diminta menjadi bagian dari pemulihan, bukan memperpanjang ketegangan.

Situasi Wamena kini berada pada fase penting. Aktivitas warga memang mulai pulih, tetapi perdamaian hanya dapat bertahan apabila semua pihak menjaga ruang publik dari provokasi, dendam sosial, dan informasi yang menyesatkan.

 

 

 

 

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut