get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Tangkap 32 Orang Usai Rusuh di Stadion Lukas Enembe Jayapura, 9 Berpotensi Jadi Tersangka

Ricuh Stadion Lukas Enembe, 25 Mobil Rusak 27 Motor Polisi Hilang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14 WIB
header img
Kericuhan usai laga Persipura vs Adhyaksa menyebabkan puluhan kendaraan terbakar dan fasilitas Stadion Lukas Enembe mengalami kerusakan berat akibat amuk massa. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNewssorongraya.id -  Kerusuhan pasca pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Papua, menimbulkan kerusakan materil dalam skala besar. Puluhan kendaraan dibakar, dirusak, hingga dilaporkan hilang dalam insiden tersebut. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengungkapkan, sedikitnya 25 unit mobil mengalami kerusakan berat atau terbakar saat massa ricuh meluapkan emosi usai kekalahan Persipura.

“Terdapat 25 mobil dirusak atau dibakar saat ricuh pertandingan Persipura vs Adhyaksa,” kata Cahyo, Sabtu (9/5/2026). 

Mobil yang rusak terdiri dari kendaraan operasional Ditlantas Polda Papua, Satlantas Polres Jayapura, hingga sejumlah kendaraan milik direktorat lain di lingkungan kepolisian.

Selain mobil, kericuhan juga menyebabkan sembilan unit sepeda motor dibakar massa. Bahkan, sebanyak 27 unit sepeda motor dilaporkan hilang di lokasi kejadian.

“Kerugian materil cukup besar di antaranya kendaraan roda dua berjumlah 9 unit dibakar. Sementara 27 unit lainnya dilaporkan hilang di lokasi,” ujarnya. 

Tidak hanya kendaraan, satu unit ambulans milik Dokkes Sat Brimob Polda Papua turut menjadi sasaran amuk massa. Ambulans tersebut mengalami kerusakan setelah dibakar saat proses pengamanan berlangsung. 

Tim gabungan Satreskrim Polres Jayapura bersama Tim Inafis Polda Papua kini masih melakukan identifikasi terhadap seluruh titik kerusakan dan menginventarisasi kerugian. 

Pihak kepolisian juga menemukan kerusakan berat di sejumlah fasilitas Stadion Lukas Enembe, terutama pada area Aquatic dan ruang kontrol video atau Video Control Room (VCO).

“Kerusakan paling menonjol ditemukan pada area Aquatic dan ruang kontrol video (VCO) Stadion Lukas Enembe, di mana banyak kaca ditemukan pecah akibat lemparan massa,” ucapnya. 

Kericuhan dipicu setelah Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC dalam pertandingan penentuan promosi Liga 1. Kekalahan itu memicu kekecewaan suporter yang kemudian berubah menjadi aksi anarkistis. 

Polda Papua menduga ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk memprovokasi massa sehingga kerusuhan meluas dan sulit dikendalikan. 

Saat ini, aparat masih memburu pelaku perusakan dan pembakaran yang terekam dalam dokumentasi video maupun kamera pengawas di sekitar stadion.

Besarnya kerusakan dalam kericuhan Stadion Lukas Enembe menjadi alarm serius bagi penyelenggaraan sepak bola nasional, terutama terkait sistem pengamanan pertandingan berisiko tinggi dan pengendalian massa suporter.

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut