Persikos Hancurkan Harapan Persemay di Menit Akhir, Kunci Gelar Juara Liga 4 Papua Barat Daya 2026
SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Persikos Kota Sorong membuktikan kapasitasnya sebagai tim bermental juara setelah menundukkan Persemay Maybrat dengan skor 2-1 dalam partai final Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya 2026 di Stadion Bawela, Senin (6/4/2026). Kemenangan dramatis itu ditentukan lewat gol telat pada menit ke-88 yang memastikan supremasi Persikos di kompetisi kasta empat tersebut.
Laga final berlangsung dalam intensitas tinggi sejak awal. Kedua tim menerapkan pola permainan terbuka dengan tempo cepat, menandakan duel tidak sekadar perebutan trofi, tetapi juga pembuktian kualitas dan konsistensi sepanjang turnamen. Ribuan penonton yang memadati stadion menciptakan tekanan atmosferik yang signifikan bagi kedua kesebelasan.
Persikos menunjukkan organisasi permainan yang disiplin, terutama saat menghadapi tekanan agresif dari Persemay di fase awal pertandingan. Lini pertahanan tim asuhan Moyo Malibela tampil solid dan mampu mereduksi peluang lawan yang datang bertubi-tubi.
Efektivitas Persikos terlihat jelas ketika Enggelbert Sani, pemain bernomor punggung 7, memecah kebuntuan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Gol tersebut tidak hanya mengubah skor menjadi 1-0, tetapi juga menggeser momentum permainan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, ketika Persemay berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, Persikos tidak kehilangan struktur permainan. Tim tetap menjaga ritme, mengontrol distribusi bola, dan menunggu celah di lini pertahanan lawan.
Puncaknya terjadi pada menit ke-88 ketika Herman Daam, pemain bernomor punggung 18, mencetak gol penentu kemenangan melalui sepakan jarak jauh yang akurat. Gol tersebut menegaskan ketajaman lini serang sekaligus memperlihatkan ketenangan Persikos dalam situasi krusial.
Di sisi lain, Persemay Maybrat tampil dengan pendekatan ofensif sejak peluit awal dibunyikan. Tim ini mendominasi fase awal melalui serangan berlapis yang memaksa lini belakang Persikos bekerja ekstra.
Strategi tersebut membuahkan hasil pada awal babak kedua saat Persemay berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 melalui kemelut di depan gawang. Momentum sempat berpihak kepada Persemay yang meningkatkan tekanan dan mencoba mengontrol jalannya pertandingan.
Namun, kelemahan dalam penyelesaian akhir dan kurangnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor pembatas. Meski menciptakan sejumlah peluang tambahan, Persemay gagal mengonversinya menjadi gol penentu.
Ketidakseimbangan antara intensitas serangan dan akurasi finishing membuat Persemay kehilangan momentum pada fase akhir, yang kemudian dimanfaatkan secara optimal oleh Persikos.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tidak berubah. Persikos Kota Sorong resmi mengunci gelar juara Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya 2026, sekaligus menegaskan dominasi mereka melalui kombinasi disiplin taktik dan efektivitas serangan.
Pertandingan final ini tidak hanya mencerminkan kompetisi yang ketat, tetapi juga memperlihatkan perkembangan kualitas sepak bola di Papua Barat Daya. Antusiasme publik yang tinggi menjadi indikator kuat bahwa sepak bola lokal memiliki basis dukungan yang solid dan prospek pembinaan yang berkelanjutan.
Editor : Hanny Wijaya