get app
inews
Aa Text
Read Next : Tekan Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Polda PBD–Bulog Sorong Gelar Gerakan Pangan Murah

Pesan Berantai KKB Masuk Sorong’ Viral, Polisi Masih Selidiki: Warga Diminta Tetap Waspada

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:20 WIB
header img
Foto ilustrasi pesan berantai yang menyebutkan kelompok KKB masuk di wilayah Kabupaten dan Kota Sorong. Polisi masih selidiki.

SORONG, iNewssorongraya.idPesan berantai yang memperingatkan keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Sorong dan Kota Sorong mendadak viral di berbagai grup WhatsApp. Informasi ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua Barat Daya sepanjang Maret 2026, memicu kekhawatiran publik dan meningkatkan kewaspadaan warga.

Pesan tersebut beredar luas usai rentetan serangan yang menewaskan tiga warga sipil serta dua prajurit Marinir di Kabupaten Tambrauw dan Maybrat. Narasi dalam pesan menyebut sejumlah orang yang diduga KKB telah terlihat di kawasan SP 2, SP 3, hingga wilayah Hutan Lindung Kota Sorong.

Tak hanya itu, pesan juga mengklaim kelompok tersebut sempat hadir dalam sebuah acara kedukaan di wilayah Sisipan, serta diduga bergerak di kawasan Klasmelek hingga hutan sekitar Klamono.

Isi pesan berantai itu secara eksplisit mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di daerah sepi maupun kawasan hutan.

“Kawan-kawan, kalau mau ke arah SP khususnya di SP2-3 sama di sekitar hutan lindung hati-hati karena KKB sudah berkeliaran di sekitar situ. Kalau jalan-jalan sepi begitu usahakan lihat sekitar karena mereka keluar tiba-tiba,” tulis pesan yang beredar.

Pesan tersebut juga menyebut adanya dugaan aktivitas kelompok bersenjata di Distrik Mayamuk, tepatnya di Kampung Klasmelek. Bahkan, disebutkan terjadi insiden terhadap seorang pekerja kayu yang nyaris menjadi korban serangan orang tak dikenal di dalam hutan.

“Kemarin di daerah Klasmelek diinformasikan ada enam orang kelompok berseberangan. Dua hari lalu terjadi kejadian dengan pekerja senso kayu, didatangi orang rambut gimbal dan mau menyerang, beruntung korban selamat karena berteriak,” lanjut isi pesan tersebut.

Meski demikian, aparat kepolisian belum memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Hengkelere, menegaskan pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap isi pesan yang beredar.

“Selamat siang rekan-rekan wartawan, kami masih konfirmasi dan rencana akan melaksanakan rilis besok Rabu, 25 Maret 2026. Untuk waktu akan kami sampaikan segera, terima kasih,” ujar Jenny saat dikonfirmasi.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta tetap tenang sambil menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Di sisi lain, beredarnya pesan ini memperlihatkan tingginya sensitivitas situasi keamanan di wilayah Sorong Raya, menyusul rentetan insiden kekerasan bersenjata yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Aparat keamanan saat ini disebut terus meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan hutan dan jalur penghubung antar distrik, guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut