Mencekam! Agats Membara akibat Bentrok Antarkelompok, Lima Warga Terluka Terjang Panah Wayer
AGATS, iNewsSorongraya.id – Suasana mencekam menyelimuti Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, setelah dua kelompok warga terlibat bentrokan hebat di Lapangan Yos Sudarso.
Konflik yang melibatkan massa dari Kompleks Pelabuhan Lama dan Kompleks Bintang Laut ini mengakibatkan lima orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat aksi saling serang.
Ketegangan dilaporkan sudah mulai memuncak sejak Kamis (5/2/2026) malam. Konflik yang awalnya dipicu oleh perkelahian antarkelompok kecil ini dengan cepat meluas. Massa yang tersulut emosi saling serang menggunakan senjata tajam tradisional, mulai dari katapel hingga panah wayer, yang membuat warga di pusat kota panik dan mencekam.
Menanggapi situasi yang kian tak terkendali, personel Polres Asmat di bawah pimpinan Kabag Ops AKP Okto Adianto Samosir langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Aparat bergerak taktis untuk membubarkan massa yang bertikai dan melakukan penyekatan di sejumlah titik rawan guna memutus rantai aksi balasan.
AKP Okto Adianto Samosir mengungkapkan bahwa meskipun situasi mulai terkendali, penjagaan ketat masih diberlakukan.
"Ketegangan masih terasa dipicu adanya anggota keluarga yang menjadi korban luka. Kami terus melakukan upaya mediasi guna mencegah adanya aksi balasan susulan," ujarnya mengutip laman Polda Papua, Sabtu (7/2/2026).
Hingga Jumat siang, denyut aktivitas di Kota Agats dilaporkan mulai berangsur normal. Namun, bayang-bayang konflik susulan masih diwaspadai oleh aparat. Banyak warga mengaku sebenarnya tidak mengetahui akar permasalahan yang memicu bentrokan tersebut.
Polres Asmat kini memperketat patroli di seluruh penjuru kota dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar. Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara hukum dan mediasi terus dijalankan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Asmat.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta