Tujuh Narapidana Kabur dari Lapas Sorong, Salah Satunya Pelaku Penyerangan Pos Koramil Kisor

SORONG, iNewssorongraya.id – Sebuah insiden pelarian terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sorong. Sebanyak tujuh narapidana berhasil melarikan diri pada Selasa, 1 April 2025, dini hari, dengan cara membobol tembok sel tahanan menggunakan alat khusus.
Para narapidana yang melarikan diri diidentifikasi dengan inisial AR, AO, AA, EL, YW, JJ, dan TW. Di antara mereka, terdapat nama AA, seorang terpidana kasus penyerangan Pos Koramil Kisor yang menyebabkan empat personel TNI AD gugur. AA sebelumnya telah divonis 20 tahun penjara atas keterlibatan dalam aksi tersebut.
Pelarian ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat AA bukan kali pertama mencoba melarikan diri. Sebelumnya, pada 7 Januari 2024, ia bersama 54 narapidana lainnya berhasil kabur dari Lapas Sorong dan akhirnya ditangkap kembali.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Papua Barat, Hensa Susanto, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas serta sistem pengamanan di Lapas Sorong. “Kami akan menunggu hasil investigasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” ujar Hensa.
Sementara itu, Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, menegaskan bahwa aparat kepolisian telah dikerahkan untuk melakukan pengejaran terhadap para narapidana yang kabur. “Kami telah menyebarkan foto-foto para napi di area publik seperti bandara dan pelabuhan untuk mempersempit ruang gerak mereka,” ungkap Kombes Happy.
Peristiwa ini semakin mempertegas lemahnya sistem keamanan di Lapas Sorong. Sebelumnya, insiden serupa terjadi pada Januari 2024, ketika puluhan narapidana berhasil melarikan diri setelah melakukan penyerangan terhadap petugas lapas.
Hingga saat ini, aparat gabungan terus melakukan pencarian intensif guna menangkap kembali para narapidana yang masih berkeliaran. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat atau mengetahui keberadaan para pelarian tersebut.
Editor : Hanny Wijaya