JAKARTA, iNewsSorongRaya.id — Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengonfirmasi tewasnya salah satu perwiranya, Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid. Korban meninggal dunia setelah tertembak akibat ledakan pistol yang tidak disengaja di Gudang Senjata Peralatan (Pal) Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/10/2026).
Kepala Penerangan (Kapen) Kopassus, Kolonel Indra Mardianto, membenarkan insiden tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini murni disebabkan oleh faktor kelalaian.
"Kejadiannya di gudang senjata, pistol meledak. Murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan," kata Indra saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).
Indra menjelaskan bahwa seluruh detik-detik peristiwa tersebut terekam oleh kamera pengawas (CCTV). Oleh karena itu, ia membantah keras narasi atau spekulasi liar di media sosial yang menyebutkan adanya aksi penembakan.
"Sehingga (kejadian ini) bisa terang benderang untuk proses hukumnya. Kasusnya akan dilimpahkan ke Denpom untuk proses penyidikan," jelasnya.
Meski demikian, pihak Kopassus belum membeberkan kronologi rinci mengenai insiden ini karena masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari Pomdam.
"Rencana dari Ankum besok akan diserahkan kepada Denpom Surakarta. Kelanjutan kasusnya nanti akan diperjelas oleh penyidik Pom," pungkas Indra.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
