Ngopi Bareng Warga : Kasus Pencurian Resahkan Warga Kota Sorong, Polisi Siapkan Penguatan Siskamling

FELIX ADIDATI
Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle bersama tokoh masyarakat dan warga membahas keresahan terhadap pencurian serta penguatan keamanan lingkungan dalam kegiatan Ngopi Bareng, Selasa (13/10/2026).( FOTO : iNewssorong, HO: Humas Polresta)

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Kasus pencurian yang menyasar rumah warga, kendaraan bermotor, hingga barang-barang di kapal nelayan meresahkan masyarakat di kawasan Jembatan Puri, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Warga meminta penguatan keamanan lingkungan, sementara Polresta Sorong Kota mendorong pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Persoalan tersebut mengemuka dalam kegiatan Ngopi Bareng yang digelar Polresta Sorong Kota bersama tokoh masyarakat dan warga di Warung Kopi Ketapang, Kompleks Pasar Baru, Kelurahan Malabutor, Distrik Sorong Manoi, Selasa (13/10/2026).

Ketua Pemuda Jembatan Puri, Anto, menyampaikan keresahan warga terhadap pencurian yang terjadi di lingkungan mereka. Ia juga menyoroti konsumsi minuman keras (miras) sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah gangguan keamanan.

Selain persoalan pencurian, warga meminta peningkatan pengamanan di Kompleks Pasar Baru menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Mereka mengkhawatirkan penggunaan meriam dan kembang api yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.


Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle bersama tokoh masyarakat dan warga membahas keresahan terhadap pencurian serta penguatan keamanan lingkungan dalam kegiatan Ngopi Bareng, Selasa (13/10/2026).( FOTO : iNewssorong, HO: Humas Polresta)

 

Masyarakat juga mengusulkan agar kegiatan siskamling kembali diaktifkan sebagai langkah memperkuat pengawasan di lingkungan permukiman.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, yang mewakili Kapolresta Kombes Pol Amry Siahaan, menegaskan bahwa pencurian, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkoba, dan persoalan miras menjadi perhatian kepolisian.

“Melalui kegiatan Ngopi Bareng ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda pada kendaraan, serta tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas kepada kepolisian,” ujar Gleen.

Ia mengatakan, Polresta Sorong Kota akan berkoordinasi dengan satuan kerja dan instansi terkait mengenai persoalan peredaran serta perizinan penjualan miras.

Selain itu, Satbinmas dan Bhabinkamtibmas didorong untuk mengaktifkan kembali pos kamling guna memperkuat pengamanan berbasis partisipasi masyarakat.

Gleen juga mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk melaporkan gangguan keamanan atau meminta bantuan kepolisian. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Dalam pertemuan itu, Kapolsek Sorong Kota mengusulkan koordinasi untuk menyiapkan pos pengamanan di kawasan Pasar Bersama dan Pasar Baru menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Usulan tersebut menjadi salah satu langkah yang perlu ditindaklanjuti untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di kawasan aktivitas ekonomi dan permukiman warga.


Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle bersama tokoh masyarakat dan warga membahas keresahan terhadap pencurian serta penguatan keamanan lingkungan dalam kegiatan Ngopi Bareng, Selasa (13/10/2026).( FOTO : iNewssorong, HO: Humas Polresta)

 

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan. Imbauan tersebut disampaikan karena kabut asap masih menjadi perhatian dan berpotensi mengganggu kesehatan serta lingkungan.

Kegiatan yang digagas Kapolresta Sorong Kota itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polresta Sorong Kota, Dewan Penasihat KKSS Muhamad Saleh, Ketua Pemuda Jembatan Puri Anto, serta warga Kompleks Pasar Baru.

Dalam diskusi tersebut, Muhamad Saleh menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Ia menilai keberhasilan pelayanan kepolisian perlu dipertahankan, sedangkan kekurangan yang dirasakan warga harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan keamanan secara langsung kepada kepolisian. Namun, efektivitas kegiatan tersebut akan bergantung pada tindak lanjut atas keluhan warga, terutama terkait pencegahan pencurian, pengaktifan pos kamling, dan kesiapan pengamanan menjelang akhir tahun.

Bagi warga Jembatan Puri dan Kompleks Pasar Baru, keamanan bukan sekadar persoalan imbauan, melainkan kebutuhan sehari-hari yang memerlukan langkah nyata, koordinasi yang konsisten, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat pun diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berlanjut menjadi kerja bersama untuk menjaga keamanan Kota Sorong.

 

 

 

Editor : Chanry Suripatty

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network