HITADIPA, iNewssorongraya.id – Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, menegaskan bahwa operasi militer di Papua harus berjalan seiring dengan perlindungan masyarakat dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Pernyataan itu disampaikan setelah kontak senjata antara Satgas Koops TNI Habema dan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026).
Dalam laporan sementara, Koops TNI Habema menyebut empat anggota kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya meninggal dunia dalam kontak senjata tersebut.
Personel Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur melaksanakan pengamanan wilayah setelah menerima informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata di sekitar kampung.
Menurut Koops TNI Habema, operasi tersebut bertujuan menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah ancaman terhadap masyarakat.
Brigjen Riyanto menekankan bahwa setiap tindakan prajurit di lapangan harus dilakukan secara selektif, terukur, dan sesuai ketentuan hukum.
“Ketegasan terhadap ancaman dan perlindungan terhadap masyarakat harus berjalan bersama. Setiap tindakan prajurit harus terukur, selektif, profesional, dan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Tujuan akhirnya bukan sekadar mengatasi gangguan keamanan, tetapi menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat menjalani kehidupannya dengan tenang,” ujar Brigjen TNI Riyanto.
Ia mengatakan keamanan harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pulihnya aktivitas sehari-hari.
Warga, menurut dia, harus dapat kembali berkebun dan bekerja, anak-anak bersekolah, serta pelayanan kesehatan dan pemerintahan berjalan. Kehidupan adat dan keagamaan juga harus berlangsung tanpa gangguan keamanan.
Pernyataan tersebut menempatkan perlindungan warga dan pemulihan kehidupan sosial sebagai bagian dari tujuan operasi, di samping pengendalian ancaman kelompok bersenjata.
Pangkoops Habema juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan dan pegunungan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.
“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di luar kampung, jalan untuk kembali selalu terbuka. Kembalilah kepada keluarga, masyarakat, dan kampung halaman. Mari kita bangun Papua bersama. Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik,” tegas Pangkoops.
Koops TNI Habema menyatakan akan terus melaksanakan pengamanan wilayah untuk mendukung kondisi yang memungkinkan masyarakat menjalani kehidupan secara normal.
Dalam perkembangan operasi di Intan Jaya, tantangan keamanan tidak hanya berkaitan dengan penanganan kelompok bersenjata, tetapi juga memastikan masyarakat sipil tetap terlindungi dan memiliki ruang untuk menjalankan aktivitas tanpa rasa takut.
Keberlanjutan kondisi aman di Kampung Balamai Atas akan menjadi bagian penting dari upaya memulihkan kehidupan warga di tengah situasi keamanan yang masih menjadi perhatian.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
