Warga Kehilangan Motor Diminta Cek 26 Kendaraan Hasil Operasi KRYD di Polsek Sorong Timur

LORAINE AMANDA
Puluhan motor diduga hasil curanmor diamankan pihak Kepolisian dalam operasi KRYD Polda PBD dan jajaran.

 

 

SORONG, iNewssorongraya.idPolda Papua Barat Daya meminta warga yang kehilangan sepeda motor segera mengecek 26 kendaraan yang diamankan dalam Operasi KRYD di Mapolsek Sorong Timur. Puluhan motor itu diduga berkaitan dengan kasus pencurian kendaraan bermotor di Kota Sorong.

Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, mengatakan kendaraan tersebut diamankan setelah personel gabungan Polda Papua Barat Daya, Polresta Sorong Kota, dan Polsek Sorong Timur menggelar operasi selama dua malam sejak 19 Mei 2026.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor agar segera mendatangi Mapolsek Sorong Timur untuk melakukan pengecekan,” kata Jenny di Kota Sorong, Kamis (21/5/2026) dini hari.


Aparat Kepolisian saat memeriksa surat dan kelengkapan kendaran bermotor roda dua dalam operasi KRYD Polda PBD dan jajaran.

 

Jenny menjelaskan warga wajib membawa dokumen resmi kepemilikan kendaraan, seperti STNK atau BPKB. Dokumen itu akan digunakan polisi untuk mencocokkan data kendaraan yang telah diamankan.

“Masyarakat diminta membawa dokumen resmi kepemilikan, seperti STNK maupun BPKB, sebagai syarat pencocokan data dan proses verifikasi,” ujar Jenny.

Menurut Jenny, 26 sepeda motor tersebut ditemukan dalam berbagai kondisi saat polisi melakukan patroli mobile, razia kendaraan, dan pemeriksaan identitas di sejumlah titik rawan kriminalitas.

“Dari hasil operasi selama dua malam, petugas berhasil mengamankan 26 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,” ucap Jenny.


Polisi mengamankan 26 sepeda motor diduga hasil curanmor dan empat senjata tajam dalam Operasi KRYD di Kota Sorong. Warga diminta cek kendaraan ke Mapolsek Sorong Timur.

 

Operasi tersebut digelar untuk merespons keresahan warga terhadap aksi begal dan curanmor yang dinilai mengganggu rasa aman masyarakat di Kota Sorong.

“Operasi KRYD merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kasus curanmor dan aksi begal,” kata Jenny.

Selain mengamankan kendaraan, aparat juga menyita empat bilah senjata tajam. Barang bukti tersebut terdiri atas dua parang, satu sangkur, dan satu pisau.

“Petugas juga menyita empat bilah senjata tajam yang terdiri dari dua parang, satu sangkur, dan satu pisau sebagai langkah preventif mencegah tindak kriminal,” ujar Jenny.


Polisi mengamankan 26 sepeda motor diduga hasil curanmor dan empat senjata tajam dalam Operasi KRYD di Kota Sorong. Warga diminta cek kendaraan ke Mapolsek Sorong Timur.

 

Jenny menegaskan aparat akan terus hadir di titik rawan pada malam hingga dini hari. Langkah itu dilakukan untuk menekan peluang pelaku kejahatan melakukan aksi di jalanan.

“Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu menekan ruang gerak pelaku kejahatan dan memberikan efek pencegahan terhadap potensi kriminalitas lainnya,” kata Jenny.


Polisi mengamankan 26 sepeda motor diduga hasil curanmor dan empat senjata tajam dalam Operasi KRYD di Kota Sorong. Warga diminta cek kendaraan ke Mapolsek Sorong Timur.

 

Polisi juga meminta masyarakat tidak lengah saat beraktivitas pada malam hari. Pengendara diminta menghindari lokasi sepi, mengunci kendaraan dengan benar, dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan, memastikan kendaraan terkunci dengan baik, dan segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” tutur Jenny.


Polisi mengamankan 26 sepeda motor diduga hasil curanmor dan empat senjata tajam dalam Operasi KRYD di Kota Sorong. Warga diminta cek kendaraan ke Mapolsek Sorong Timur.

 

Jenny memastikan Operasi KRYD akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga keamanan wilayah Kota Sorong dan sekitarnya.

“Pelaksanaan Operasi KRYD akan terus ditingkatkan sebagai langkah nyata menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat Papua Barat Daya,” tutup Jenny.

 

 

 

Editor : Chanry Suripatty

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network