Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Pentolan KKB Yahukimo Philip Kobak

STEVANI GLORIA
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini diduga aktif dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan. (Foto : Satgas Humas Ops Damai Cartenz).

 

YAHUKIMO, iNewssorongraya.id – Aparat keamanan dari Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini diduga aktif dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan. 

Pria bernama Philip Kobak alias Nenak Kobak, yang diketahui menjabat sebagai Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, diamankan aparat di kawasan Kali Brasa, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 16.44 WIT setelah melalui proses pemantauan dan pengejaran intensif. 


Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini diduga aktif dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan. : FOTO : iNewssorongraya.id
 

Penangkapan tersebut menjadi bagian dari operasi penegakan hukum yang dilakukan aparat terhadap jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Yahukimo.

Tim penegakan hukum dari Satgas Operasi Damai Cartenz mulai melakukan pemindaian target pada pukul 15.30 WIT. Sekitar pukul 16.15 WIT, keberadaan Philip Kobak terdeteksi di pertigaan Jalan Jhon Banua, Dekai. 

Aparat kemudian melakukan pengejaran hingga ke area Gereja Kali Brasa. Saat menyadari keberadaan petugas, tersangka meninggalkan kendaraan yang digunakan dan berusaha melarikan diri menuju kawasan hutan di sekitar lokasi. 


Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini diduga aktif dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan. [FOTO : iNewssorongraya.id]

 

Tim kemudian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan tersangka sekitar pukul 16.44 WIT. 

Penangkapan ini disebut sebagai hasil pengembangan operasi intelijen yang dilakukan secara terukur oleh aparat keamanan di wilayah Yahukimo. 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Philip Kobak diketahui memiliki posisi strategis dalam struktur kelompok bersenjata di Yahukimo sebagai Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI. 

Dalam kapasitas tersebut, ia diduga berperan dalam berbagai aktivitas operasional kelompok serta terlibat dalam sejumlah peristiwa kekerasan. 

Penyidik mencatat dugaan keterlibatan tersangka dalam kasus pembacokan terhadap seorang warga bernama Muhammad Syarif pada 11 Januari 2026 serta insiden pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada 14 Februari 2026. 

Keterkaitan tersangka dengan sejumlah kejadian lain masih didalami oleh penyidik.

Saat penangkapan, petugas mengamankan beberapa barang dari tangan tersangka, di antaranya uang tunai sekitar Rp1.135.000, satu unit telepon genggam merek ITEL berwarna pink, tas hitam bertuliskan Summit Series, noken hijau, senter, dan pengisi daya telepon. 

Penyidik kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang berlokasi di Jalan Gunung, Kampung Tomon 2, Dekai. Dari lokasi tersebut, aparat menemukan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. 

Barang yang disita antara lain empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua butir amunisi kaliber 9 mm, satu proyektil kaliber 5,56 mm, serta puluhan selongsong amunisi kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm. 

Selain itu, petugas juga menemukan busur beserta 31 anak panah, empat parang, tiga kapak, satu sangkur, dua pisau dapur, besi runcing, serta sejumlah dokumen pribadi milik tersangka.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, mengatakan penangkapan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan aparat terhadap jaringan kelompok bersenjata di Yahukimo.
“Penangkapan terhadap Philip Kobak alias Nenak Kobak merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan Satgas Gakkum terhadap jaringan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Yahukimo. Yang bersangkutan diketahui memiliki peran sebagai Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan. Saat ini tersangka telah diamankan dan proses penyidikan masih terus berjalan untuk mendalami keterlibatan yang bersangkutan dalam berbagai peristiwa lainnya,” ujar Yusuf kepada wartawan, Senin (9/3/2026).


Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap seorang tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini diduga aktif dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan. [FOTO : iNewssorongraya.id]

 

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan aparat merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
“Upaya yang dilakukan aparat merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur. Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan di Papua, khususnya di wilayah Yahukimo. Terhadap setiap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat, aparat akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Faizal. 

Ia menambahkan bahwa operasi penegakan hukum akan terus dilakukan untuk menindak pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Aparat akan terus bekerja secara profesional dalam menjaga keamanan serta menindak setiap pelanggaran hukum,” kata Adarma. 

Satgas Operasi Damai Cartenz menyatakan akan terus melakukan langkah penegakan hukum guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Kabupaten Yahukimo serta kawasan Papua Pegunungan. 

Editor : Chanry Suripatty

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network