JAYAPURA, iNewsSorong.id – Sungguh malang nasib puluhan Tenaga Kesehatan ( Nakes ) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura. Mereka telah mempertaruhkan nyawa dan tenaga untuk menangani pasien Covid-19. Namun jasa yang seharusnya mereka terima tak kunjung direalisasikan.
Tenaga kesehatan RSUD Abepura saat melakukan aksi protes di depan UGD RSUD Abepura, Selasa (25/10/2022). Mereka menuntut pembayaran dana jasa nakes covid 19 yang tak kunjung direalisasikan. (Foto : Collins)
Kekesalan tersebut disampaikan oleh puluhan nakes yang bekerja di RSUD Abepura, Selasa (23/10/2022) pagi.
Aksi protes atau ke kekesalan ditunjukkan puluhan nakes dengan cara membentangkan sejumlah pamflet dari ruang kerja di depan UGD RSUD Abepura sejak pukul 08.30 hingga 10.00 WIT.
Tenaga kesehatan RSUD Abepura saat melakukan aksi protes di depan UGD RSUD Abepura, Selasa (25/10/2022). Mereka menuntut pembayaran dana jasa nakes covid 19 yang tak kunjung direalisasikan. (Foto : Collins)
" Itu yang membuat kami datang dan melakukan protes, selain jasa covid-19, ada juga BPJS umum dan medic, serta KPS belum terbayarkan,“ ungkap Rosalia Melian Selasa,(25/10/2022) saat di temui di pelataran UGD RSUD Abepura.
Selain protes yang dilakukan terkait dengan hak-hak tenaga medis yang belum terbayarkan , mereka juga menolak RSUD Abepura dijadikan sebagai Badan Usaha Daerah dikarenakan masyarakat yang datang berobat ke RSUD Abepura diwajibkan membayar.
Tenaga kesehatan RSUD Abepura saat melakukan aksi protes di depan UGD RSUD Abepura, Selasa (25/10/2022). Mereka menuntut pembayaran dana jasa nakes covid 19 yang tak kunjung direalisasikan. (Foto : Collins)
" Kami juga menolak RSUD dijadikan badan usaha, karena pasien yang datang berobat harus membayar," tuturnya.
Menanggapi aksi para nakes tersebut, Direktur RSUD Abepura Dr. Daisy C. Urbinas pun angkat bicara. Daisy memprotes aksi yang dilakukan puluhan Nakes RSUD Abepura tersebut.
Menurutnya pihak RSUD telah secara rutin membayarkan jasa para tenaga medis sesuai waktu.
" Kami selalu rutin bayar jasa , bahkan jasa Covid tahap 4, hari ini akan dibayarkan, karena RSUD Abepura merupakan RSUD yang berhasil melakukan klaim Covid ke Kemenkes," jelas Dirut RSUD Dr. Daisy Urbinas Selasa, ( 25/10/2022) usai menemui para Nakes.
Lanjut Daisy jasa Covid merupakan dana transfer langsung dari Kemenkes ke rekening RSUD dan telah dibayarkan ke para nakes, bahkan dirinya mengklaim 4 kali telah melakukan pembayaran.
Sementara Insentif yang dimaksud para nakes kata Daisy hanya diberikan kepada lima profesi tenaga kesehatan di setiap rumah sakit yakni dokter, perawat, laboratorium, radiografer, apoteker.
" Hanya lima profesi ini saja yang menerima insentif , profesi lain tidak menerima," tambahnya.
Dirut RSUD mengingatkan untuk anggaran lain kepada nakes yang tidak terlibat di penanganan Covid sudah dibayarkan pada Desember 2021 lalu.
Editor : Chanry Suripatty
Artikel Terkait