Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tumbangkan De Red FC 3-1, Manajer Persipura Eveline Injaya: Puji Tuhan
Advertisement . Scroll to see content

Persipura Enggan Terbuai Kemenangan, Mental Juara Jadi Senjata Hadapi RANS Nusantara FC

Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:09 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Persipura Enggan Terbuai Kemenangan, Mental Juara Jadi Senjata Hadapi RANS Nusantara FC
Persipura Jayapura mematangkan persiapan menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Kemenangan perdana menjadi modal Mutiara Hitam menjaga momentum sekaligus memburu hasil positif berikutnya.

SIDOARJO, iNewsSorongRaya.id — Persipura Jayapura tidak ingin kemenangan 3-1 atas De Red FC berhenti sebagai euforia sesaat. Menjelang menghadapi RANS Nusantara FC pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027, Mutiara Hitam justru menghadapi ujian untuk membuktikan bahwa kemenangan perdana tersebut merupakan awal kebangkitan, bukan sekadar momentum sesaat.

Persipura dijadwalkan menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat (9/10/2026). Asisten Pelatih Persipura, Izaac Johanis Wanggai, menilai hasil positif sebelumnya telah mengangkat kepercayaan diri pemain sekaligus memberi energi baru dalam persiapan menghadapi laga berikutnya.

Namun, tim pelatih memilih tidak menggenjot pemain secara berlebihan. Persipura memulai latihan dengan intensitas ringan sejak Senin untuk mengembalikan kondisi fisik setelah pertandingan sebelumnya.

“Setelah pertandingan kemarin, kami mulai di hari Senin dengan intensitas cukup ringan untuk mengembalikan kondisi, untuk memulai persiapan menghadapi laga berikutnya,” kata Izaac.

Persoalan kebugaran juga masih menjadi perhatian. Boaz Salossa dan Ruben Sanadi masih berada dalam pemantauan tim, sedangkan kiper Al Hakim Arsyad telah kembali mengikuti latihan dan menunjukkan perkembangan positif.

“Selain Boas dan Ruben, hari ini Hakim sudah bisa ikut latihan. Perkembangannya baik sekali. Yang lain dalam keadaan siap menghadapi pertandingan,” ujar Izaac.

Di sisi lain, Alessandro masih membutuhkan penanganan lanjutan akibat cedera yang dialaminya pada pertandingan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus menghitung kembali opsi komposisi pemain sebelum laga melawan RANS Nusantara FC.

Persipura mendapat tambahan opsi melalui masuknya Anderson Ferdinand A. Nabyal dari Elite Pro Academy (EPA) Persipura Jayapura U-19. Pemain regulasi tersebut telah mengikuti latihan bersama tim dan dinilai membutuhkan proses adaptasi sebelum benar-benar menjadi pilihan dalam pertandingan.

“Untuk pemain regulasi yang baru bergabung hari ini, sangat baik untuk menambah opsi bagi pemain regulasi yang ada. Saya pikir dia butuh penyesuaian lagi ke depan, tapi hari ini dia sudah ikut latihan bersama tim,” jelas Izaac.

Persipura juga terus memberi ruang kepada pemain muda untuk memperoleh jam terbang. Beton Kogoya dan Pilipus Sibetai menjadi bagian dari generasi muda yang telah mendapatkan kesempatan tampil di level kompetisi yang lebih tinggi.

“Luar biasa untuk pemain regulasi yang mungkin belum punya pengalaman atau jam terbang di level Liga 2 dan Liga 1. Ini catatan yang baik sekali karena mereka mendapat kesempatan untuk bermain,” katanya.

Menurut Izaac, persoalan utama yang membuat Persipura mampu mengakhiri laga sebelumnya dengan kemenangan bukan hanya aspek teknis. Mentalitas dan semangat juang pemain dinilai menjadi pembeda ketika tim berada dalam tekanan pertandingan.

“Puji Tuhan, terutama kita menang. Secara keseluruhan yang saya lihat luar biasa adalah mental anak-anak. Semangat juangnya luar biasa,” ungkapnya.

Modal tersebut kini harus diterjemahkan menjadi konsistensi. Persipura tidak cukup hanya mengandalkan hasil pertandingan sebelumnya karena RANS Nusantara FC akan menjadi ujian berikutnya bagi kemampuan tim mempertahankan performa.

“Yang pasti dengan hasil kemarin sangat membantu, terutama untuk kepercayaan diri kita semua, khususnya pemain. Ini menjadi modal utama kita ke depan,” katanya.

Izaac menegaskan Persipura harus mempertahankan hal-hal positif yang telah dibangun. Kepercayaan diri, menurut dia, harus berjalan beriringan dengan kerja keras agar kemenangan perdana tidak menjadi hasil yang berdiri sendiri.

“Saya yakin tidak ada yang mustahil. Pasti bisa, tergantung kita untuk berusaha dan tetap menjaga hal-hal positif agar tim ini bisa meraih kemenangan berikutnya,” tutup Izaac.

Kini Persipura dituntut membuktikan satu hal: apakah kemenangan 3-1 atas De Red FC benar-benar menjadi titik balik Mutiara Hitam, atau hanya kilatan momentum di awal musim. Jawabannya akan diuji saat mereka berhadapan dengan RANS Nusantara FC di Sidoarjo.

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut