Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News! Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot AMA Air Usai Penembakan di Yahukimo
Advertisement . Scroll to see content

Empat Anggota OPM Tewas di Intan Jaya, TNI Amankan SS2 dan 50 Butir Amunisi

Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB
  • author IMANUEL JEERO
Empat Anggota OPM Tewas di Intan Jaya, TNI Amankan SS2 dan 50 Butir Amunisi
Satgas Koops TNI Habema sita sejumlah barang bukti usai kontak senjata yang menewaskan 4 anggota kelompok bersenjata OPM. (FOTO : iNewssorongraya.id - HO : Satgas Koops TNI Habema)

 

HITADIPA, iNewssorongraya.id – Satgas Koops TNI Habema menyita dua senjata api dan 50 butir amunisi dalam operasi pengamanan Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026). Operasi tersebut diwarnai kontak senjata yang menurut laporan sementara militer mengakibatkan empat anggota OPM Kodap VIII/Intan Jaya meninggal dunia.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon, satu magazen SS2 V1, serta sejumlah perlengkapan komunikasi.

Koops TNI Habema menyebut penyitaan tersebut dilakukan oleh personel Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur ketika melaksanakan pengamanan wilayah setelah menerima informasi keberadaan kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya.

Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, dua anggota kelompok bersenjata ditemukan meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian. Dua lainnya dilaporkan jatuh ke jurang saat kontak senjata berlangsung.

Jumlah empat korban tersebut masih berdasarkan keterangan Koops TNI Habema. Belum ada keterangan independen mengenai identitas para korban, kondisi jenazah, maupun hasil pemeriksaan terhadap seluruh barang yang disita.

Selain senjata dan amunisi, personel mengamankan alat komunikasi, telepon seluler, serta perlengkapan lapangan lainnya.

Seluruh barang tersebut diamankan untuk pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, menegaskan bahwa operasi pengamanan harus dilaksanakan secara profesional dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Ketegasan terhadap ancaman dan perlindungan terhadap masyarakat harus berjalan bersama. Setiap tindakan prajurit harus terukur, selektif, profesional, dan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Tujuan akhirnya bukan sekadar mengatasi gangguan keamanan, tetapi menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat menjalani kehidupannya dengan tenang,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

Ia menyatakan bahwa pengamanan wilayah diarahkan untuk memungkinkan masyarakat kembali menjalankan kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kehidupan adat dan keagamaan.

Koops TNI Habema menyatakan akan terus menjaga keamanan Kampung Balamai Atas dan wilayah sekitarnya.

Pendalaman atas barang bukti dan kepastian informasi mengenai korban menjadi bagian penting dari perkembangan selanjutnya, sementara perlindungan masyarakat tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi keamanan.

 

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut