Gempa M3,7 Guncang Sorong Papua Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
SORONG KOTA, iNewssorongraya.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 3,7 mengguncang wilayah Sorong, Papua Barat Daya, Senin (6/7/2026) pukul 19.51 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada di laut pada koordinat 0,68° Lintang Selatan dan 131,53° Bujur Timur, sekitar 35 kilometer timur laut Sorong, dengan kedalaman 4 kilometer.
BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
"Berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," demikian keterangan resmi BMKG yang diterima, Senin malam.
Laporan masyarakat menyebutkan getaran gempa dirasakan di Kota Sorong dengan intensitas II-III MMI. Pada skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai adanya truk besar yang melintas.
Hingga pukul 20.00 WIT, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan akibat gempa serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali masuk ke dalam rumah.
BMKG menegaskan informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG, termasuk situs web, media sosial terverifikasi, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, menyatakan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah Sorong terus dilakukan untuk memastikan perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat secara cepat dan akurat.
Editor: Hanny Wijaya