get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun di Papua-Maluku, Pertamax Turbo Naik

Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax di Papua dan Maluku

Rabu, 10 Juni 2026 | 14:05 WIB
header img
Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax di Papua-Maluku mulai 10 Juni 2026, sementara Pertalite dan BioSolar subsidi tetap.

 

 

PAMALU, iNewssorongraya.id Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green. Penyesuaian harga tersebut dilakukan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti mekanisme evaluasi berkala. Evaluasi tersebut mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

Menurut Roberth, kebijakan itu menjadi bagian dari implementasi tata kelola energi untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi kepada masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth.

Roberth memastikan Pertamina Patra Niaga tetap menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga menyebut pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan melalui jaringan SPBU Pertamina.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.

Di sisi lain, harga BBM subsidi jenis Pertalite dan BioSolar tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan BioSolar tetap Rp6.800 per liter.

Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan harga BBM non subsidi yang berlaku di seluruh provinsi wilayah Papua dan Maluku melalui SPBU per 10 Juni 2026.

Untuk Pertamax Series, harga Pertamax RON 92 naik dari Rp12.600 per liter menjadi Rp16.650 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo RON 98 tetap Rp21.200 per liter.

Untuk Dex Series, harga Dexlite CN 51 tetap Rp23.500 per liter. Pertamina Dex CN 53 juga tetap dijual Rp25.350 per liter.

“Harga ini berlaku di seluruh Provinsi yang ada di Papua dan Maluku dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 7,5%. Informasi lengkap terkait harga BBM terbaru dapat diakses melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com dan aplikasi MyPertamina,” ucap Ispiani.

Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan Pertamina Contact Center 135 bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan perusahaan.

Dengan penyesuaian ini, Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap dipertahankan, sementara perubahan harga BBM non subsidi dilakukan melalui evaluasi berkala dan koordinasi dengan pemerintah.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut