get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax di Papua dan Maluku

Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun di Papua-Maluku, Pertamax Turbo Naik

Senin, 01 Juni 2026 | 11:31 WIB
header img
Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga BBM nonsubsidi di Papua-Maluku mulai 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex turun.

 

JAYAPURA, iNewssorongraya.idPertamina Patra Niaga menurunkan harga BBM nonsubsidi jenis diesel, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, untuk seluruh wilayah Papua dan Maluku mulai 1 Juni 2026. Di sisi lain, perusahaan juga menyesuaikan harga Pertamax Turbo yang mengalami kenaikan.

Penyesuaian harga tersebut berlaku di seluruh SPBU Pertamina di Papua dan Maluku. Kebijakan ini mencakup Dexlite CN 51, Pertamina Dex CN 53, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala. Pertamina, kata dia, mempertimbangkan dinamika harga energi global serta formula harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” ujar Roberth.

Untuk wilayah Papua dan Maluku, harga Dexlite turun dari Rp26.600 per liter menjadi Rp23.500 per liter. Harga Pertamina Dex juga turun dari Rp28.500 per liter menjadi Rp25.350 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax tetap berada di angka Rp12.600 per liter. Adapun Pertamax Turbo naik dari Rp20.350 per liter menjadi Rp21.200 per liter.

Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan harga tersebut berlaku untuk seluruh provinsi di Papua dan Maluku melalui jaringan SPBU Pertamina per 1 Juni 2026.

“Harga ini berlaku di seluruh Provinsi yang ada di Papua dan Maluku dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 7,5%. Informasi lengkap terkait harga BBM terbaru dapat diakses melalui kanal resmi Pertamina,” tukas Ispiani.

Pertamina Patra Niaga menyatakan kebijakan harga itu tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, daya beli, serta daya saing produk BBM nonsubsidi di pasar. Perusahaan menilai penurunan harga BBM diesel dapat memberi ruang bagi sektor usaha dan mobilitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan berbahan bakar solar nonsubsidi.

“Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional,” lanjut Roberth.

Selain melakukan penyesuaian harga, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM tetap tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina. Perusahaan menyebut ketersediaan energi menjadi bagian penting untuk menjaga mobilitas masyarakat dan aktivitas sektor usaha.

Roberth menegaskan Pertamina akan terus memantau perkembangan pasar energi global dan berkoordinasi dengan pemerintah. Langkah itu dilakukan untuk menjaga layanan energi tetap andal, kompetitif, dan berkelanjutan.

“Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan ketersediaan energi tetap tersedia, andal, dan mudah diakses masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk produk BBM berkualitas untuk mendukung performa kendaraan,” pungkas Roberth.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lanjutan mengenai produk, layanan, dan harga BBM terbaru dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Pertamina juga mengimbau masyarakat mengakses kanal resmi perusahaan agar memperoleh informasi harga yang akurat dan terbaru.

 

 

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut