get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Febrie Jadi Ujian Prabowo, Akademisi Uncen Ingatkan Risiko Serangan Balik

Wakapolda dan Gubernur PBD Kompak Hadiri Tradisi Makan Sumbang untuk Pembangunan Rumah Ibadah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 06:42 WIB
header img
Wakapolda Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa (Kanan) bersama Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu (Kiri) saat hadiri acara Makan Sumbang dalam rangka pembangunan rumah ibadah. (Foto: Dok. Humas Polda PBD)

SORONG, iNewssorongraya.id — Aksi tradisi Makan Sumbang di Gereja Maranatha Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (22/5/2026), menjadi ruang konsolidasi sosial dan keagamaan untuk memperkuat kebersamaan jemaat, masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, serta tokoh agama.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT itu digelar dalam suasana kekeluargaan dan sukacita. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi agenda makan bersama, tetapi juga bentuk gotong royong untuk mendukung pembangunan rumah ibadah dan pelayanan gereja di Provinsi Papua Barat Daya (BPD).

Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, Kabid Propam Polda Papua Barat Daya AKBP Mathias Yosia Krey, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua Sinode Pdt Dr Andrikus Mofu, M.Th., Ketua Klasis Sorong Pdt Jeane F. Haurissa, S.Th., M.Si., serta Anggota DPD RI Paul Finsen Mayor.

Kegiatan itu mengangkat tema, “Jadi naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah rumah itu; maka Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ, firman Tuhan.”

Tema tersebut dimaknai sebagai ajakan rohani kepada umat untuk membangun rumah Tuhan dengan ketulusan, semangat gotong royong, persatuan, dan kasih dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat melalui ibadah bersama, doa, dan penyampaian pesan kebersamaan dari para tokoh yang hadir. Para tamu undangan juga menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelayanan gereja serta pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Papua Barat Daya.

Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa menyampaikan, kegiatan keagamaan seperti aksi Makan Sumbang menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kegiatan keagamaan seperti aksi Makan Sumbang merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut diharapkan tercipta suasana yang harmonis, aman, dan damai di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Semmy.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah. Ia menilai nilai keagamaan dan budaya gotong royong menjadi modal sosial penting bagi Papua Barat Daya.

“Seluruh masyarakat harus terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta mendukung pembangunan daerah melalui nilai-nilai keagamaan dan budaya gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua,” kata Elisa Kambu.

Aksi Makan Sumbang di Gereja Maranatha Kota Sorong berlangsung penuh nuansa kekeluargaan dan mendapat antusiasme dari jemaat serta masyarakat yang hadir.

Di Tanah Papua, tradisi Makan Sumbang dikenal sebagai bentuk kebersamaan masyarakat melalui makan bersama dan pemberian sumbangan sukarela. Dana yang terkumpul biasanya digunakan untuk kepentingan sosial, pendidikan, pembangunan fasilitas umum, maupun pembangunan gereja.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah tidak hanya bertumpu pada dana, tetapi juga pada kekuatan persaudaraan, kepedulian sosial, dan komitmen bersama menjaga harmoni di Papua Barat Daya.

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut