get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapur MBG Sawagumu Buka Suara: Belatung di Menu Siswa, Klaim Hanya 1 Kasus tapi Tetap Ditutup

PT GAG Nikel Bantah Isu “Kabur”, Tegaskan Pimpinan Hadir dan Dialog di Pulau Gag

Sabtu, 25 April 2026 | 00:23 WIB
header img
Pihak perusahaan PT GAG Nikel berikan klarfikasi atas isu yang berkembang di publik.

 

 

WAISAI, iNewssorongraya.idPT GAG Nikel membantah keras isu yang menyebut pimpinan perusahaan “kabur” saat hendak berdialog dengan mahasiswa dan masyarakat Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, dengan menegaskan bahwa manajemen justru hadir langsung dan melakukan pertemuan terbuka pada 21–22 April 2026.

Melalui Office Manager PT GAG Nikel, Rudi Sumual, perusahaan meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan persepsi publik.

“Kami ingin meluruskan bahwa informasi yang menyebutkan pimpinan kabur itu tidak benar. Sesungguhnya, Pimpinan utama PT GAG Nikel, Bapak Syarif Faisal Alkadrie, telah hadir dan bertatap muka langsung dengan warga di Balai Pertemuan Kampung Gag pada hari yang sama, tanggal 21 April 2026,” jelas Rudi melalui sambungan telepon, Jumat (24/04/2026).

Rudi menegaskan, kehadiran pimpinan perusahaan merupakan bagian dari komitmen untuk membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat setempat, termasuk mahasiswa yang menyampaikan aspirasi terkait aktivitas perusahaan di wilayah tersebut.

PT GAG Nikel menjelaskan bahwa narasi “kabur” muncul akibat kesalahpahaman atas momen keberangkatan sebagian rombongan pada sore hari. Menurut perusahaan, yang meninggalkan lokasi saat itu adalah tamu, bukan pimpinan utama.

“Yang berangkat saat itu adalah tamu-tamu, sedangkan Bapak Syarif Faisal Alkadrie selaku Pimpinan tertinggi tidak ikut dalam rombongan tersebut sebagaimana yang diberitakan,” terang Rudi.

Ia menambahkan, keputusan keberangkatan rombongan tersebut didasarkan pada keterbatasan operasional penerbangan di Bandara Sorong yang tidak melayani jadwal pada sore hingga malam hari.

Perusahaan juga menegaskan bahwa dialog tidak berhenti pada satu pertemuan. Pertemuan lanjutan digelar pada 22 April 2026 sebagai bentuk keseriusan manajemen dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Menurut Rudi, situasi yang sempat memanas lebih disebabkan oleh miskomunikasi di lapangan, bukan karena adanya upaya menghindari dialog.

“Kami berupaya menjembatani semua aspirasi dengan komunikasi yang efektif. Apa yang menjadi tuntutan dan harapan dari mahasiswa serta masyarakat Pulau Gag sudah didengar langsung oleh pihak manajemen,” ujarnya.

Ia memastikan, kondisi yang sebelumnya memicu ketegangan kini telah diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi yang konstruktif.

Dalam klarifikasi tersebut, PT GAG Nikel juga menyoroti salah satu tuntutan utama, yakni usulan program beasiswa bagi mahasiswa asal Pulau Gag.

Rudi menyatakan proposal yang diajukan telah diterima dan saat ini sedang dalam tahap pengkajian internal perusahaan.

“Saat ini, proposal tersebut sedang dalam proses pengkajian lebih lanjut berdasarkan poin-poin penting yang tertuang di dalamnya untuk dapat ditindaklanjuti,” katanya.

PT GAG Nikel menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan dengan masyarakat, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis di wilayah operasionalnya.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur dialog yang konstruktif,” tutup Rudi.

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut