Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Untuk Papua: Pembangunan Harus Berdampak Nyata Bagi Masyarakat
SORONG, iNewssorongraya.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Tanah Papua dengan pendekatan yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar realisasi proyek fisik semata.
Penegasan itu disampaikan usai menuntaskan rangkaian kunjungan kerja di lima wilayah strategis, Nabire, Timika, Yahukimo, Sorong, dan Raja Ampat—yang menjadi fokus percepatan pembangunan nasional di kawasan timur Indonesia.
Dalam konferensi pers di RSUD Dr. John Piet Wanane, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/4/2026), Gibran menekankan bahwa seluruh program prioritas Presiden harus memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Kita pastikan program-program dari Bapak Presiden berjalan dengan baik di Papua, dan yang paling penting berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Gibran.
Gibran menegaskan bahwa pemerintah hadir sebagai pelaksana mandat Presiden untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat Papua.
“Kami hadir sebagai pembantu Presiden untuk memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Papua,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan pembangunan saat ini tidak lagi berorientasi pada output semata, tetapi pada outcome atau dampak langsung yang dirasakan masyarakat. Hal ini menjadi indikator utama keberhasilan program pemerintah di Papua.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan serta jajaran Kementerian Dalam Negeri dan kepala daerah.
Pemerintah, kata dia, memperkuat koordinasi lintas sektor melalui instrumen seperti Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua guna memastikan pembangunan berjalan terintegrasi.
“Sekarang sudah ada komite, sudah ada BP3OKP, semuanya kompak dan bahu-membahu untuk memastikan pembangunan berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Papua yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan ketimpangan akses layanan publik.
Selama tiga hari kunjungan kerja, Wapres meninjau langsung berbagai program strategis, mulai dari pembangunan rumah sakit, sekolah, kampung nelayan, hingga implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, kunjungan tersebut juga membuka ruang evaluasi terhadap kebutuhan riil daerah. Bupati Sorong, John Kamuru, menyampaikan harapan agar kunjungan ini menghasilkan tindak lanjut konkret, terutama dalam peningkatan fasilitas kesehatan.
“Kami sangat bersyukur atas kunjungan ini. Beberapa permasalahan sudah disampaikan langsung, dan kami berharap ini benar-benar menjadi kenyataan,” ujar John.
Ia secara khusus menyoroti kekurangan alat medis penting di RSUD Dr. John Piet Wanane, yakni ultrasonografi intravena untuk penanganan penyakit jantung.
“Untuk operasi jantung, masih ada satu alat yang kurang… Kalau itu bisa dipenuhi, pelayanan di rumah sakit ini akan berjalan maksimal,” jelasnya.
Selain memastikan implementasi program, pemerintah juga menempatkan aspirasi masyarakat sebagai komponen penting dalam evaluasi kebijakan.
“Masukan dari masyarakat, khususnya warga Papua, sangat berarti bagi kami untuk terus melakukan perbaikan ke depan,” kata Gibran.
Menurutnya, pendekatan partisipatif ini diperlukan agar arah pembangunan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Rangkaian kunjungan kerja ini menjadi sinyal tegas bahwa percepatan pembangunan Papua kini menjadi prioritas strategis pemerintah pusat, dengan pendekatan yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Gibran menegaskan, pemerintah akan terus hadir dan bekerja nyata untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan inklusif dan berdampak langsung.
“Kami berkomitmen untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua, semuanya bahu-membahu untuk memastikan pembangunan berjalan lebih cepat,” pungkasnya.
Editor : Hanny Wijaya