get app
inews
Aa Text
Read Next : Rapim Polda Papua Barat Daya: Kapolda Dorong Swasembada Pangan hingga Patroli Ketat Jelang Ramadan

Danramil Teminabuan Luruskan Tuduhan, Tegaskan Hadir di Nakna Sesuai Tugas Teritorial

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:16 WIB
header img
Danramil Kapten Inf Nimbrot Duwit pimpin dialog dan klarifikasi dengan warga. (Foto: Istimewa).

TEMINABUAN, iNewssorongraya.id – Koramil 1807-01/Teminabuan akhirnya buka suara dan meluruskan tudingan dugaan intervensi terhadap sikap penolakan masyarakat adat Kampung Nakna, Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan, terhadap aktivitas PT Anugerah Sakti Internusa (ASI). Klarifikasi disampaikan secara terbuka dalam forum resmi di Makoramil, sebagai respons atas pemberitaan yang beredar luas. 

Pertemuan berlangsung di Makoramil 1807-01/Teminabuan, Distrik Teminabuan, dan dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Nimbrot Duwit. Sekitar 25 peserta hadir dalam forum tersebut, di antaranya Ketua LMA Gemna Sorong Selatan Herit Anny, perwakilan LSM, Kepala Kampung Nakna, Kepala Suku Nakna, Kepala Kampung Bariat, serta sejumlah tokoh masyarakat. 

Dialog berjalan terbuka dan konstruktif. Seluruh pihak diberi ruang menyampaikan pandangan untuk meluruskan informasi yang berkembang. 

Ketua LMA Gemna Sorong Selatan Herit Anny menegaskan bahwa pemberitaan sebelumnya tidak dimaksudkan untuk menjatuhkan institusi TNI. Ia menyebut munculnya persepsi negatif dipicu kesalahpahaman atas kehadiran Danramil dalam pertemuan di Kampung Nakna.
“Kami tidak pernah berniat menjatuhkan TNI. Itu murni karena kesalahpahaman atas kehadiran Danramil saat itu. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf dan akan membatalkan serta mengklarifikasi pemberitaan yang telah beredar,” tegasnya dalam forum tersebut. 

Menanggapi hal itu, Danramil 1807-01/Teminabuan Kapten Inf Nimbrot Duwit menekankan bahwa kehadirannya di Kampung Nakna murni atas undangan serta bagian dari monitoring wilayah binaan.
“Kehadiran kami di Nakna karena undangan dan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Kami melaksanakan komunikasi sosial, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun kemitraan dengan masyarakat,” ujarnya. 

Ia menegaskan, TNI khususnya aparat kewilayahan tidak memiliki kepentingan di luar tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Kehadiran aparat semata-mata bertujuan memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan di tengah dinamika sosial. 

Menurutnya, sebagai alat negara di bidang pertahanan, TNI menjalankan peran pembinaan teritorial untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas wilayah.

Forum klarifikasi tersebut menjadi titik temu untuk meredam polemik sekaligus mempertegas komitmen bersama menjaga harmonisasi di Kabupaten Sorong Selatan. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya situasi aman dan damai.
Dengan adanya penjelasan resmi ini, polemik terkait dugaan intervensi Koramil 1807-01/Teminabuan di Kampung Nakna diharapkan berakhir dan tidak lagi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut