get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Inspiratif Iptu Elton Rumbiak:  Jadi Teladan Polisi Kreatif dan Agen Perubahann di Tanah Papua

Respons Cepat Polairud Polres Waropen Selamatkan Sembilan Korban Laka Laut di Perairan Saireri

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:44 WIB
header img
Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak memimpin langsung proses penyelamatan korban kecelakaan laut yang terjadi di perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto, Kabupaten Waropen.

WAROPEN, iNewssorongraya.id — Respons cepat Satuan Polairud Polres Waropen kembali membuktikan kehadiran negara di wilayah pesisir. Seluruh korban kecelakaan laut yang terjadi di perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto, Kabupaten Waropen, berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa, Selasa (13/1/2026). 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.15 WIT saat sebuah speed boat terbalik akibat cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi di kawasan Tanjung 14 Laut Saireri. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang melintas menggunakan speed boat dari Kampung Mambai menuju Waropen. 

Saksi mata langsung memberikan pertolongan awal dengan mengevakuasi sebagian korban ke tepi pantai sebelum melaporkan kejadian ke Pos Polairud Polres Waropen. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan cepat. 

Dipimpin langsung Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak, personel Polairud bergerak ke lokasi kejadian dan segera melakukan evakuasi lanjutan. Setibanya di lokasi, petugas memastikan seluruh korban berada dalam kondisi aman serta memberikan penanganan awal. 

Berdasarkan pendataan kepolisian, para korban diketahui sedang melakukan perjalanan laut dari Kampung Demba menuju Waropen. Namun, perjalanan terpaksa berakhir setelah kapal yang mereka tumpangi dihantam cuaca buruk di perairan Saireri. 

Apresiasi atas kinerja cepat tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.
“Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi. Respons cepat ini sangat menentukan sehingga seluruh korban dapat diselamatkan,” ujarnya. 

Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menggunakan transportasi laut, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tegasnya. 

Adapun sembilan korban yang seluruhnya dinyatakan selamat yakni Oto Eldrin Jitmau, Nufendi Tuan, Anita Erari, Aplena Gamai, Esau Yakup Jitmau, Abraham Jitmau, Petrus Pandori, Daniel Perkowe, dan Hanok Sikowai. Seluruh korban telah mendapat penanganan kesehatan awal dari petugas di lapangan. 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir melebihi Rp128 juta, meliputi satu unit speed boat, dua mesin tempel, satu sepeda motor, sebuah tas berisi laptop, serta sejumlah uang tunai. Hingga kini, bangkai speed boat dan mesin belum dapat dievakuasi karena keterbatasan peralatan. 

Keberhasilan evakuasi cepat ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat pesisir. Kehadiran sigap personel Polairud dinilai memberikan rasa aman sekaligus mempertegas komitmen kepolisian dalam melindungi keselamatan warga di wilayah perairan Kabupaten Waropen.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut