Jejak Perang Dunia II di Tambrauw Dibidik Jadi Wisata Sejarah Jepang

CHANRY SURIPATTY
Kepala Dinas Pariwisata Pemprov PBD, Yusdi Lamatenggo. (FOTO : iNewssorongraya.id - CHAN)

Yusdi menjelaskan, Papua Barat Daya tidak boleh hanya dipandang sebagai daerah tujuan wisata alam dan budaya. Menurutnya, wilayah ini juga memiliki kekuatan sejarah yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata memori perang.

“Betul, jadi kita berharap ini jadi tempat memori kenangan, kenangan perang dunia. Jadi kan kalau kita bicara eks wilayah perang dunia kedua waktu itu, kan ada Jayapura, ada Biak, ada Morotai, kemudian ada juga Papua Barat Daya,” katanya.

Ia menyebut pantai utara Papua Barat Daya pernah menjadi salah satu kawasan aktif pertempuran antara pasukan Jepang dan Tentara Sekutu. Karena itu, narasi sejarah tersebut perlu dirawat dan dikemas secara serius.

“Tidak boleh kita lupakan dulu perangnya dulu pasukan dari Tentara Sekutu dan Jepang itu di pantai utara Papua Bara Daya ini mereka aktif berperang zaman dulu,” ujar Yusdi.

Yusdi mengatakan wilayah Werur di Kabupaten Tambrauw menyimpan banyak peninggalan perang. Peninggalan tersebut, kata dia, dapat menjadi bagian dari konsep wisata sejarah jika dikelola dengan baik dan tetap memperhatikan aspek pelestarian.

Editor : Hanny Wijaya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network